Inilah Alasan Penting Kenapa Anda Tidak Boleh Melewatkan Sarapan

0

Sebagian orang, khususnya mereka yang ingin menurunkan berat badan, menganggap bahwa melewatkan sarapan merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh supaya berat badan tidak terus bertambah.

Jika Anda sependapat, tampaknya Anda harus mulai merubah kebiasaan tersebut, karena faktanya kebiasaan melewatkan sarapan pagi ini dapat mempengaruhi kesehatan Anda.

Sebuah studi dari Harvard School of Public Health mengemukakan bahwa pria yang secara teratur melewatkan sarapannya memiliki risiko 27% lebih tinggi terkena serangan jantung atau kematian karena penyakit jatung koroner dibandingkan mereka yang rutin sarapan.

Mereka yang tidak pernah sarapan pagi memiliki kecenderungan untuk lapar dan makan lebih banyak di siang dan malam hari. Hal inilah yang menyebabkan perubahan metabolik dan penyakit jantung.

Melewatkan sarapan memiliki banyak dampak buruk terhadap kesehatan Anda. Seperti yang diungkapkan Leah E. Cahill, Ph.D., pemimpin studi dan anggota Postdoctoral Research Fellow, Departemen Gizi di Harvard School of Public Health di Boston, Massachusetts:

Melewatkan sarapan dapat menyebabkan satu atau lebih faktor risiko termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes, selain itu juga dapat menyebabkan serangan jantung dari waktu ke waktu.

Studi yang telah dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition ini mengumpulkan data kuisioner yang komprehensif dari 26.902 pria berusia 45 hingga 82 tahun pada tahun 1992 yang kemudian diamati kesehatannya selama 16 tahun.

Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis beberapa faktor penting seperti menonton TV, aktivitas fisik, tidur, kualitas diet, konsumsi alkohol, riwayat kesehatan, BMI dan faktor-faktor sosial.

Hasilnya, sekitar 13 persen peserta mengatakan bahwa mereka secara teratur melewatkan sarapan pagi. Dan mereka yang melewatkan sarapan pagi memiliki risiko terkena penyakit jantung koroner 27% lebih tinggi dibandingkan mereka yang sarapan. Selama studi ini berlangsung, 1.572 orang pria merasakan serangan jantung pertamanya.

Oleh sebab itu, ada baiknya mulai sekarang Anda tidak melewatkan sarapan pagi untuk menurunkan risiko terkena serangan jantung. Dan lebih baik lagi jika Anda menggabungkan beberapa jenis makanan sehat saat sarapan untuk memastikan Anda mendapatkan energi yang yang memadai untuk beraktivitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here