spot_imgspot_img

Cara Mudah dan Alami Hilangkan Bau Ketiak

Setiap orang pasti pernah mengalami ketiak yang berbau tidak sedap. Bau ketiak merupakan kondisi yang cukup umum ditemukan pada remaja hingga orang dewasa, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun eksternal.

Meskipun bukanlah hal yang aneh dan berbahaya, jika tidak diobati, bau ketiak bisa memengaruhi rasa percaya diri seseorang dan berdampak negatif pada kehidupan sosial dan profesional mereka.

Bagi Anda yang mengalami masalah bau ketiak, di halaman ini Anda akan menemukan cara alami mengatasi bau ketiak dan juga bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk hilangkan bau tidak sedap dari ketiak Anda.

Cara alami menghilangkan bau ketiak

Berikut adalah cara-cara alami untuk mencegah dan menghilangkan bau ketiak Anda:

# Bersihkan ketiak secara menyeluruh

Tidak diragukan lagi, mandi adalah salah satu cara paling efektif untuk meminimalisir bau badan. Mandi secara teratur minimal satu kali sehari, dan lebih sering lagi jika Anda tinggal di daerah tropis, jika cuaca sedang panas, atau jika Anda melakukan kegiatan fisik yang keras, akan mengurangi kemungkinan bau badan terus menempel di tubuh Anda.

Jangan pernah melewatkan mandi jika tubuh Anda terasa lengket karena kebiasaan buruk ini bisa membuat bakteri terus berkembang biak di ketiak.

Dalam kasus bau ketiak, Anda memerlukan waktu lebih untuk memerhatikan bagian di bawah lengan tersebut. Gunakan air hangat dan sabun anti bakteri, dan cuci ketiak secara menyeluruh. Namun, jangan gosok ketiak dengan terlalu kuat karena ini bisa menyebabkan iritasi.

Selain itu, hati-hati dalam menggunakan sabun atau shampoo pada ketiak karena beberapa produk ini bisa terlalu keras untuk kulit ketiak yang sensitif. Anda bisa mempertimbangkan penggunaan sampo bayi jika memiliki banyak rambut ketiak. Terakhir, pastikan untuk membilas bersih dan mengeringkan ketiak secara menyeluruh.

# Rapikan rambut ketiak

Rambut ketiak memang bisa menjadi faktor yang memperburuk kondisi bau ketiak Anda. Lotion, parfum atau deodorant, bercampur dengan keringat dan sel-sel kulit mati, bisa menempel dan terperangkap di rambut atau bulu ketiak, sehingga menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri.

Rambut ketiak yang lebat juga membuat daerah di bawah lengan selalu panas dan menjadi lembab setelah berkeringat. Selain itu, keberadaan rambut ini juga bisa sedikit mempersulit proses membersihkan kulit ketiak.

Jika berkenan, Anda bisa mencoba merapikan rambut ketiak demi mempermudah dan menjaga kebersihan ketiak. Memilih metode merapikan rambut ketiak memerlukan kehati-hatian karena kulit di bawahnya bisa dengan mudah teriritasi. Sebagian orang merasa cocok dengan bercukur, sedangkan sebagian yang lain memilih untuk mencabut rambut ketiak.

Metode apapun yang Anda rasa sesuai, pastikan untuk melakukannya dengan cara yang tepat untuk mencegah iritasi dan infeksi. Ingatlah bahwa merapikan rambut ketiak bisa menyebabkan rasa gatal, tetapi jangan menggaruknya karena ini akan membuatnya rentan terhadap serangan bakteri.

# Semprotkan deodorant secara teratur

Deodorant bisa sangat membantu mengurangi bau ketiak dengan cara menyamarkannya dengan aroma lain yang lebih sedap. Banyak produk yang tidak hanya memberikan keharuman tetapi juga mengurangi keringat di bawah lengan.

Cara yang benar dalam menggunakan deodorant adalah bukan dengan menyemprotkannya dalam jumlah besar di pagi hari dan berharap aromanya bertahan sepanjang hari, tetapi dengan menyemprotkannya secara berkala dalam satu hari. Maka dari itu, bawalah botol kecil deodorant jika Anda bepergian keluar,

# Hindari menyentuh dan menggaruk ketiak

Adalah pengetahuan umum bahwa tangan merupakan sumber bakteri terbesar pada tubuh karena fungsi sentuhannya dengan dunia di luar tubuh. Meskipun Anda telah mencuci tangan menggunakan sabun antibakteri, kuman tetap akan kembali menempel setelah Anda menyentuh sesuatu—karena itulah dianjurkan untuk mencuci tangan di setiap kesempatan secara teratur.

Jika Anda cendrung menyentuh, mengusap, atau menggaruk ketiak ataupun rambut ketiak, kebiasaan ini akan memindahkan bakteri di tangan ke daerah bawah lengan ini. Terkadang, orang menggaruk ketiak bukan karena rasa gatal tetapi hanya karena kebiasaan, maka dari itu, kendalikan diri Anda untuk menjauhkan tangan dari ketiak Anda.

# Gunakan pakaian longgar

Keringat merupakan hasil dari proses perspirasi, yaitu aktivitas saraf dan panas yang dikendalikan oleh otak dan saraf pengendali aktivitas kelenjar keringat. Saat suhu meningkat, keringat akan dihasilkan dengan tujuan menurunkan suhu tubuh. Ini berarti, Anda akan memproduksi semakin banyak keringat dalam cuaca yang semakin panas.

Anda bisa mengakali ini dengan menggunakan pakaian yang cendrung terbuka atau longgar, terutama di daerah lengan. Pakaian longgar memungkinkan terjadinya pergerakan udara sehingga ketiak Anda bisa “bernapas” dan bau ketiak menjadi tidak terlalu kentara.

# Pertahankan kesejukan diri

Masih berkaitan dengan suhu tubuh, Anda dapat meminimalisir bau keringat dengan mempertahankan kesejukan tubuh dari dalam. Kurangi konsumsi makanan pedas dan panas, terutama jika cuaca sedang panas. Selain itu, stimulant seperti kafein bisa meningkatkan fungsi saraf dan menghasilkan lebih banyak keringat, yang berarti kemungkinan bau ketiak.

Minum banyak air putih juga penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Mengonsumsi makanan yang segar dan banyak mengandung air, seperti sayur dan buah-buahan, bisa membantu tubuh Anda tetap terasa sejuk. Pada dasarnya, Anda harus mengubah diet dan gaya hidup Anda supaya Anda bisa menghilangkan bau ketiak baik dari luar maupun dalam tubuh.

Bahan alami untuk mencegah dan mengatasi bau ketiak

Berikut adalah bahan-bahan alami untuk mencegah dan menghilangkan bau ketiak Anda:

Baking soda

Sebagai bahan serba guna yang telah lama digunakan baik di dalam maupun luar industri pangan, baking soda telah terbukti bermanfaat dalam menghilangkan bau badan. Dengan sifat anti bakterinya, baking soda dapat membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhan flora kulit di ketiak. Oleskan baking soda ke kedua ketiak dan biarkan selama beberapa menit sebelum membilasnya bersih.

Cuka apel

Cuka apel lebih sering dicampurkan ke dalam teh sebagai penghangat tubuh dan pelega tenggorokan, tetapi bahan alami ini juga bisa berperan sebagai pengganti yang baik bagi deodorant.

Cuka apel mengandung sifat anti bakteri sehingga bisa membantu mencegah pertumbuhan bakteri dengan cara menstabilkan tingkat keasaman kulit ketiak. Oleskan cuka apel pada kedua ketiak dan biarkan menyerap selama beberapa menit sebelum membasuhnya.

Lemon

Lemon dapat membunuh bakteri dan jamur penghasil bau badan berkat sifat asam dan kemampuannya untuk menstabilkan pH kulit.

Untuk perawatan kulit ketiak, oleskan sari lemon pada kedua ketiak, gosok dengan lembut dan biarkan menyerap selama beberapa menit. Untuk digunakan sebagai deodorant alami, campurkan sari lemon dengan air dan oleskan secara menyeluruh pada ketiak.

Teh hitam

Dengan kandungan tannin-nya, teh hitam bisa membantu menghilangkan aroma ketiak yang tidak sedap. Selain membunuh bakteri, teh hitam juga bisa menutup kembali pori-pori kulit sehingga membantu mengendalikan keringat dan bau ketiak lebih lanjut.

Seduh teh hitam dan celupkan kapas ke dalam larutan teh tersebut sebelum mengoleskannya pada kedua ketiak Anda. Biarkan selama 15 menit dan bilas dengan air hingga bersih.

Bubuk cendana

Bubuk cendana, yang banyak digunakan dalam campuran parfum ataupun aroma terapi, juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau ketiak.

Untuk menggunakannya, Anda bisa meramu bubuk ini menjadi bubuk pasta dan mengoleskannya pada kedua ketiak Anda. Biarkan hingga pasta cendana tersebut sepenuhnya kering dan kemudian basuh bawah lengan Anda sampai bersih.

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

[td_block_social_counter facebook=”tagdiv” style=”style6 td-social-boxed” open_in_new_window=”y” f_counters_font_family=”394″ f_network_font_family=”891″ f_counters_font_size=”eyJhbGwiOiIxNCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEzIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMiJ9″ f_network_font_size=”eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjExIiwicG9ydHJhaXQiOiI5In0=” counter_color=”#ffffff” counter_color_h=”#ffffff” network_color=”#ffffff” network_color_h=”#ffffff” tdc_css=”eyJsYW5kc2NhcGUiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJsYW5kc2NhcGVfbWF4X3dpZHRoIjoxMTQwLCJsYW5kc2NhcGVfbWluX3dpZHRoIjoxMDE5LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMjAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3NjgsInBob25lIjp7Im1hcmdpbi1ib3R0b20iOiI0MCIsImRpc3BsYXkiOiIifSwicGhvbmVfbWF4X3dpZHRoIjo3NjcsImFsbCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiNDAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn19″ twitter=”tagdivofficial” youtube=”tagdiv”]

Latest Posts