Buah Pir – Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Pir (Pyrus sp.) merupakan buah kelima yang paling banyak diproduksi di dunia. Buah pir diyakini berasal dari Eropa Barat, Afrika Utara, dan China. Buah ini sudah dibudidayakan sejak dulu kala, bahkan sejak Romawi kuno. Ada juga bukti yang mengatakan bahwa pir telah dimanfaatkan sebagai makanan pada zaman pra sejarah.

Pir bisa dikonsumsi sebagai buah segar maupun dikeringkan, juga dioleh menjadi jus atau masakan lain. Buah ini masih satu keluarga dengan apel, yakni di family Rosaceae, namun memiliki daging buah yang lebih renyah dan segar. Seperti apel, pir juga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan Gizi dan Nutrisi Buah Pir

kandungan nutrisi buah pir
Kandungan gizi buah pir per 100 gram.

Sebanyak 100 gram pir mengandung sekitar 57 kalori dan 10 gram gula. Total lemak pir hanya 0,1 gram, yaitu terdiri dari lemak tak jenuh mono dan poli.

Salah satu yang paling menonjol dari pir adalah serat pangannya yang dapat mencukupi 12% kebutuhan harian. Sebagian dari serat pangan ini terdiri dari pektin yang merupakan serat larut air. Jumlah pektin pir bahkan lebih tinggi dari yang dimiliki apel.

Mengkonsumsi 100 gram pir juga dapat memenuhi 7% kebutuhan vitamin C harian, 1% zat besi, dan 1% magnesium. Meksi tidak terlalu signifikan, buah ini juga mengandung vitamin K, B kompleks, E, magnesium, dan riboflavin.

Anda juga bisa mendapatkan karotenoid, flavonol, dan antosianin di pir merah. Menurut Baltimore Longitudinal Study of Aging, buah pir dan apel termasuk buah yang paling banyak memberikan flavonol dalam diet sehari-hari.

Khasiat dan Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan

Termasuk salah satu buah paling populer di dunia, pir tak hanya memiliki rasa yang manis dan segar, tapi juga memiliki berbagai manfaat. Ini dia berbagai manfaat pir untuk kesehatan:

manfaat buah pir
Buah pir memiliki banyak khasiat dan manfaat bagi kesehatan

Membantu menurunkan berat badan
Diet kaya serat serta rendah kalori dan lemak seringkali dijadikan acuan untuk menurunkan berat badan secara sehat. Pir bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Kalori pir termasuk yang paling rendah di antara buah-buahan lain sehingga aman dijadikan alternatif cemilan sehat tanpa perlu takut berat badan meningkat. Pir juga memiliki serat pangan melimpah yang membantu menunda rasa lapar.

Menyehatkan pencernaan
Sebagian serat pangan pir terdiri dari pektin yang bersifat diuretik dan memiliki efek laksatif ringan. Pir juga memiliki serat polisakarida tak larut (NSP) yang mendorong makanan agar lebih mudah melewati sitem pencernaan. Ditambah lagi, serat pangan pir dapat menstimulasi sekresi cairan lambung agar pencernaan semakin optimal. Mencukupi kebutuhan serat pangan dapat mengurangi risiko konstipasi, diare, dan menyehatkan pencernaan. Sekitar 84% pir juga terdiri dari air yang dapat melunakkan makanan dan membantu proses detoksifikasi.

Menyehatkan jantung
Tak hanya menyehatkan pencernaan, pektin juga bermanfaat bagi kesehatan jantung Anda. Pektin akan mengikat asam empedu di lambung dan mengurangi produksi kolesterol. Kadar kolesterol dalam darah pun dapat ditekan dan sirkulasi darah semakin lancar. Kulit pir juga menandung antioksidan quercetin serta vitamin C yang dapat melindungi arteri dari kerusakan akibat radikal bebas. Namun, pastikan untuk mencuci pir dengan bersih untuk menghilangkan residu pestisida dan kotoran lainnya.

Perlindungan terhadap kanker
Serat pangan pir juga berfungsi melindungi usus dari serangan kanker. Serat ini akan mengikat dan mempercepat pengeluaran senyawa karsinogen sehingga paparannya terhadap membran mukosa usus dapat diminimalisir. Pir pun mengandung antioksidan berupa vitamin C, A, fitonutrien, dll yang bertindak sebagai perlindungan terhadap kanker.

Menguatkan sistem imun
Sistem imun merupakan perlindungan utama tubuh terhadap berbagai penyakit. Untuk mengoptimalkan fungsinya, kita perlu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Pir mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin C, B kompleks, A, K, zat besi, mangan, dll. Vitamin C dan A vital untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Studi terbaru pun menunjukkan bahwa serat pangan juga memiliki peran dalam mengontrol sistem imun dan memperbaiki kondisi terkait inflamasi.

Senyawa hipo alergenik
Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu? Mungkin Anda bisa mencoba mengkonsumsi pir yang memiliki senyawa hipo alergenik. Buah ini sering direkomendasikan oleh para praktisi kesehatan sebagai buah hipo alergenik yang kaya serat. Pir cenderung aman dan tidak menghasilkan efek samping seperti buah lainnya. Pir bahkan sering direkomendasikan sebagai buah yang aman dikonsumsi bayi. Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya.

Buah penderita diabetes
Pir hanya memiliki 15 gram karbohidrat per 100 gram buahnya. Karbohidrat pir memiliki indeks dan beban glikemik yang rendah. Artinya, pir tidak membuat kadar glukosa darah Anda melonjak tajam setelah dikonsumsi sehingga aman dikonsusmi penderita diabetes tipe 2. Studi yang dilakukan oleh Nurses’ Health Study bahkan mengungkap bahwa kombinasi apel dan pir berpotensi menurnan risiko diabetes tipe 2 secara lebih konsisten dibandingkan kombinasi buah-buahan lain.

Mengontrol tekanan darah
Pir kaya potasium yang terkenal sebagai vasodilator atau penurun tekanan darah. Potasium membantu mengurangi tekanan pada sistem cardiovaskular dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Penurunan tekanan darah terkait dengan pengurangan risiko penyakit cardiovaskular seperti serangan jantung, stroke, dan aterosklerosis. Terlebih lagi, potasium juga diperlukan sebagai pengontrol cairan tubuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here