Diet Puasa Memperlambat Penuaan dan Memperpanjang Usia Hidup

Bulan Ramadhan adalah kesempatan besar untuk fokus mengembalikan gaya hidup yang sehat dan seimbang. Melalui puasa Anda belajar bagaimana mengelola kebiasaan makan dan meningkatkan disiplin diri Anda. Bahkan sebuah penelitian membuktikan bahwa puasa dapat memperlambat penuaan dan memperpanjang hidup seseorang.

Seperti dilaporkan Daily Mail, para peneliti menemukan fakta bahwa puasa dapat membantu menurunkan risiko kanker, penyakit jantung dan juga diabetes.

Hal ini dikemukakan oleh peneliti dari Universtity of South California, bahwa 34 orang yang melakukan diet rendah protein dan kalori memiliki penurunan risiko terkait dengan beberapa penyakit kronis sepert kanker, penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Hal tersebut berdasarkan temuan sebelumnya yang telah menyarankan berpuasa untuk mengurangi tekanan darah, meningkatkan perbaikan sel dan tingkat metabolisme, melindungi terhadap kondisi seperti demensia dan Alzheimer.

Penelitian lain yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Florida mengungkapkan bahwa puasa dapat meningkatkan gen yang berkaitan dengan anti penuaan pada sel manusia.

Berdasarkan sejumlah manfaat kesehatan yang didapat dari berpuasa, para ilmuan dari University of Southern California juga telah mengembangkan sebuah gaya diet yang meniru puasa atau Fasting Mimicking Diet (FMD).

Namun, ahli diet memperingatkan bahwa melewatkan makan dapat menyebabkam pusing, kesulitan tidur, dehidrasi dan sakit kepala. Oleh sebab itu dikembangkanlah jenis diet puasa ini.

Profesor Valter Longo dari Davis School of Gerontology USC, mengatakan “Puasa ketat cukup sulit dilakukan oleh sebagian orang, selain itu juga bisa memberikan dampak yang berbahaya. Oleh sebab itu kami mengembangkan diet kompleks yang  dapat memicu efek yang sama dalam tubuh.”

Fasting Mimicking Diet dijalankan dengan memotong asupan kalori antara 34-54% selama lima hari dan 25 hari sisanya boleh makan seperti diet normal yang biasa dilakukan. Yang artinya, Anda diminta untuk melakukan puasa selama 5 hari berturut-turut, setelah itu bebas makan apa saja yang Anda suka.

Selama puasa Anda juga dianjurkan untuk membatasi kalori sebanyak sepertiga hingga setengah dari asupan normal, mengkonsumsi sayur-sayuran dan juga teh herbal.