Exfoliating: Apa itu, Manfaatnya, dan Kenapa Anda Harus Melakukannya

38

Pernahkan Anda bertanya mengapa kulit bayi selalu tampak lembut dan kenyal? Itu karena bayi, secara alami, mengganti sel-sel kulit setiap beberapa hari. Seiring bertambahnya usia, frekuensi pergantian sel kulit semakin melambat.

Kulit orang dewasa pun secara alami akan melepaskan sel-sel kulit mati dan menggantinya dengan sel kulit baru setiap 30 hari atau lebih.

Namun terkadang sel kulit mati tidak terlepas secara sempurna dan bertahan di kulit Anda. Hal ini menyebabkan kulit tampak kering dan kusam. Selain itu, sel kulit mati yang tidak terlepas akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Exfoliating akan mencegah terjadinya masalah tersebut di atas.

Apa itu exfoliating?

Exfoliating, atau eksfoliasi, adalah proses menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit menggunakan bahan atau alat bantu tertentu. Dengan mengangkat sel-sel kulit mati, maka sel kulit baru yang lebih segar akan muncul di permukaan.

Proses eksfoliasi bisa dilakukan menggunakan exfoliator kimia ataupun menggunakan exfoliator fisik.

Exfoliasi kimia dilakukan menggunakan produk kimia khusus, umumnya mengandung alpha hydroxy acids (AHAs), beta hydroxy acids (BHAs) atau enzymes khusus untuk melepaskan ‘lem’ yang melekatkan sel kulit mati, sehingga tumpukan kulit mati lebih mudah terangkat. Masker atau gel peeling yang bisa anda gunakan termasuk dalam kategori ini.

Sedangkan exfoliasi fisik dapat dilakukan dengan alat khusus misalnya menggunakan sponge, handuk lembut, sikat khusus, ataupun substansi berbutir seperti scrub dan lain sebagainya, dengan tujuan untuk membantu proses pengelupasan kulit dan mengangkat sel-sel kulit mati dari lapisan terluar kulit.

Mengapa anda harus melakukan exfoliating kulit

Kulit anda selalu beregenarasi dan mengganti sel kulit yang telah mati dan rusak dengan se-sel kulit baru. Jika proses alami ini tidak berjalan lancar, maka tubuh dan wajah anda bisa dipenuhi oleh berlapis-lapis kulit mati. Hal ini menyebabkan kenampakan kulit yang kering dan kusam, serta kesan yang tidak sehat.

Rekomendasi:  Efek Negatif Stres Pada Kulit

Eksfoliasi akan membantu proses pergantian kulit alami anda, mengikis sel-sel kulit yang lama, dan menyibak kulit yang lebih sehat dan segar secara instan.

Kulit yang cerah dan glowing memang menjadi dambaan, tapi tujuan utama eksfoliasi adalah untuk meningkatkan kesehatan kulit secara menyeluruh.

Baca juga: Langkah-langkah melakukan exfoliating

Manfaat exfoliating bagi kulit dan wajah

Eksfoliasi atau pengelupasan kulit mati dapat meningkatkan penampilan kulit anda. Membantu proses pergantian sel kulit mati ke sel kulit baru tentu memberi banyak manfaat bagi kulit anda secara keseluruhan.

Eksfoliasi menjadikan kulit tampak lebih cerah dan meningkatkan efektivitas skin care yang sedang anda pakai, karena eksfoliasi membuat proses penyerapan pada kulit menjadi lebih maksimal.

Melakukan eksfoliasi secara reguler juga dapat mencegah penyumbatan pori, alhasil akan meminimalisis pembentukan komedo dan jerawat. Selain itu, exfoliating juga membantu menyamarkan bekas jerawat dengan cepat.

Exfoliating secara rutin dalam jangka panjang akan meningkatkan produksi kolagen. Kolagen adalah kunci utama untuk mendapatkan kulit yang cerah dan bersinar. Protein ini juga akan menjaga elastisitas kulit dan mencegah terbentuknya garis halus pada wajah.

Merangkum uraian di atas, berikut ini adalah manfaaat utama eksfoliasi kulit:

  • Menghilangkan sel-sel kulit yang mati dan rusak dari permukaan kulit.
  • Memperlancar proses pergantian sel kulit baru yang sehat.
  • Mencegah penyumbatan pori oleh kulit mati.
  • Menyamarkan penuaan pada kulit, termasuk garis halus dan kerutan.
  • Memaksimalkan penyerapan nutrisi dari skin care ke kulit anda, seperti pelembab, serum kolagen dan antioksidan, serta nutrisi lain yang penting bagi kulit.

Eksfoliasi kimia atau fisik, yang mana yang cocok untuk anda?

Terdapat dua cara untuk melakukan eksfoliasi, yaitu secara kimia (chemical exfoliation) dan secara fisik (physical exfoliation). Perbedaan utama pada kedua metode eksfoliasi ini terletak pada bahan dan alat bantu yang digunakan.

Eksfoliasi kimia menggunakan asam ataupun enzim khusus untuk melepaskan sel-sel kulit mati. Sementara eksfoliasi fisik dilakukan menggunakan alat bantu fisik untuk mengelupas kulit mati.

Rekomendasi:  7 Makanan Penting untuk Kesehatan Kulit

Metode eksfoliasi manakah yang sebaiknya anda gunakan? Tidak ada jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini, tergantung pada jenis dan kondisi kulit anda.

Aturan pertama, jika kulit anda adalah jenis kulit sensitif dan rawan jerawat (acne-prone), disarankan menggunakan metode eksfoliasi kimia, karena metode ini tidak menyebabkan iritasi pada kulit anda. Eksfoliasi fisik biasanya dilakukan dengan alat bantu scrub dan substansi lain yang bisa mengiritasi kulit yang sensitif.

Sebagian besar orang dapat menggunakan kedua metode tersebut bersamaan, karena keduanya dapat saling membantu proses pengelupasan kulit mati. Bahan kimia digunakan untuk menghilangkan ‘perekat’ yang membuat sel kulit mati sulit terangkat, sedangkan gosokan scrub dan alat bantu fisik lainnya akan mengangkat lapisan kulit tidak sehat tersebut secara manual.

Namun tidak disarankan untuk menggunakan keduanya di waktu bersamaan, untuk menghindari pengelupasan yang berlebihan.

Yang sering ditanyakan mengenai exfoliating

Apa itu exfoliating?

Exfoliating, adalah proses menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit menggunakan bahan atau alat exfoliator tertentu. Proses eksfoliasi bisa dilakukan menggunakan metode kimia (chemical exfoliation) dan metode fisik (physical exfoliation).

Kenapa kulit harus dieksfoliasi?

Proses alami pergantian kulit yang tidak berjalan lancar menyebabkan kulit menjadi kusam, rentan terjadi penyumbatan pori, dan mudah timbul komedo dan jerawat. Exfoliating akan mencegah hal-hal tadi, dan menjadikan kulit lebih sehat dan cerah.

Apa manfaat exfoliating?

Manfaat eksfoliasi kulit antara lain adalah untuk mengangkat sel kulit mati di permukaan, membantu proses pergantian kulit, mencegah penyumbatan pori penyebab komedo dan jerawat, memaksimalkan penyerapan nutrisi kulit, menyamarkan garis halus dan kerutan, dan menjadikan kulit lebih segar dan sehat secara instan.

Kapan harus melakukan eksfoliasi?

Eksfoliasi bisa dilakukan kapan saja diperlukan. Untuk kulit normal, exfoliasi bisa dilakukan 1-2 kali seminggu. Sementara untuk jenis kulit sensitif dan berminyak cukup 1 kali seminggu untuk mengurangi resiko iritasi kulit.

Ikuti kami di Facebook dan Twitter untuk mendapatkan berbagai update mengenai kesehatan di sosial media.