Ciri-Ciri Migrain | Tanda dan Gejala Migrain

Gejala migrain berbeda-beda bagi setiap orang. Bahkan untuk setiap serangan migrain pada orang yang sama, gejala-gejala yang muncul tidak selalu sama.

Ciri-Ciri dan Gejala Migrain

Gejala migrain disebabkan oleh interaksi kompleks antara jaringan darah dan sistem saraf di otak.

Pada penderita migrain, gejala yang paling umum terjadi adalah:

  • Sakit kepala
    Bukan sakit kepala biasa, dan intensitasnya menengah hingga parah. Sakitnya sering digambarkan dengan istilah ‘berdenyut’ atau ‘hentakan’. Dimulai dari sakit kepala ringan, kemudian menjadi sangat sakit saat ‘denyutan’nya terasa hanya pada sebelah bagian kepala. Serangan sakit kepala sebelah ini bisa berlangsung antara beberapa jam hingga beberapa hari.
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Sensitif terhadap cahaya dan suara
  • Kelelahan dan berkeringat
  • Pandangan kabur
  • Pusing dan penig
  • Kehilangan nafsu makan

gejala migrain
Sakit kepala migrain [malcolm/freedigitalphotos.net]
Sekitar 10 hingga 20 persen penderita migrain mengalami ‘fase peringatan’ atau dikenal dengan istilah ‘aura’.

Aura adalah semacam peringatan atau pertanda bahwa serangan migrain akan terjadi. Fase ini berlangsung selama beberapa menit dan biasanya berupa gangguan visual, antara lain:

  • penglihatan menjadi blur/kabur
  • melihat cahaya flash
  • mengalami distorsi
  • temprorary blind spot, alias kehilangan sebagian atau seluruh penglihatan dalam waktu sekejap
  • melihat semacam garis zigzag atau bergelombang
  • mata perih

Selain itu, aura juga bisa berupa gangguan lain, seperti: telinga yang berdengung, vertigo, sensasi seperti limbung, dan lain sebagainya.