Tidur Berlebihan di Akhir Pekan Beresiko Penyakit Jantung dan Diabetes

Setelah sibuk dengan padatnya aktivitas sepanjang minggu, rata-rata orang akan memanfaatkan libur akhir pekan mereka dengan sebaik mungkin. Salah satu aktivitas favorit untuk libur akhir pekan yang paling banyak diminati oleh sebagian orang adalah istirahat di rumah atau tidur. Tak sedikit orang yang menghabiskan hampir seluruh libur akhir pekannya hanya untuk berbaring di atas tempat tidur kesayangan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa tidur memang dapat mengembalikan energi-energi yang telah dikeluarkan dihari-hari sebelumnya. Tapi tahukah Anda ternyata kebiasaan tidur secara berlebihan di akhir pekan dapat memberikan dampak yang buruk terhadap kesehatan Anda?

Menurut sebuah studi terbaru yang diterbitkan di Journal of Endocrinology and Metabolism Clinical, tidur larut pada akhir pekan bisa berdampak buruk bagi kesehatan karena mengganggu pola tidur seseorang.

Gangguan pada pola tidur yang terus menerus dapat meningkatkan risiko untuk mengembangkan penyakit metabolik seperti penyakit jantung dan diabetes.

Menurut laporan dari Endocrine Society’s Endocrine Facts and Figures, gangguan tidur adalah salah satu faktor yang telah berkontribusi pada peningkatan tingkat diabetes dan obesitas. Lebih dari 29 juta orang Amerika menderita diabetes, dan 35,1 persen orang dewasa di Amerika mengalami obesitas.

Para peneliti meneliti pola tidur serta risiko kardiometabolik yang melibatkan 445 pria dan wanita berusia diantara 30 hingga 54 tahun dengan waktu kerja setidaknya 25 jam perminggunya. Masing-masing diminta untuk mengenakan gelang pengukur untuk mengukur gerakan dan waktu tidur mereka dalam satu minggu.

Hasilnya, peserta yang memiliki perbedaan waktu tidur yang besar pada hari kerja dan akhir pekan cenderung memiliki profil kolesterol buruk serta kadar ketahanan insulin yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki jadwal tidur yang tetap sepanjang minggu.

Merubah kebiasaan tidur di akhir pekan juga akan mempengaruhi waktu tidur seseorang di hari-hari lainnya, yaitu hari kerja, dan berdampak pada kualitas tidur secara keseluruhan.

Penelitian tersebut masih dalam proses pengamatan, sehingga belum terbukti hubungan sebab dan akibat yang disebabkan oleh kebiasaan tidur dengan perkembangan penyakit diabetes dan jantung. Namun, jika penelitian tersebut berlanjut di masa depan maka akan sangat membantu masyarakat untuk lebih memperhatikan pola tidurnya.

Saat akhir pekan, sebaiknya pertahankan pola tidur anda seperti biasanya. Lebih baik lagi, isi akhir pekan anda dengan olahraga dan kegiatan refreshing lainnya, yang tentu sangat baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh serta membantu mengelola stres.