Cara Mencuci Tangan yang Benar – Kapan dan Bagaimana?

Cuci tangan yang benar adalah langkah awal untuk mencegah ribuan penyakit.

Rajin mencuci tangan adalah salah satu cara terbaik agar kita tidak jatuh sakit dan terhindar dari penyakit menular. Mencuci tangan hanya membutuhkan air dan sabun, atau hand-sanitizer berbasis alkohol (jika tidak ada air). Ya, tindakan sederhana ini merupakan kebiasaan yang sangat mudah dilakukan dan sangat menyehatkan.

Yang harus kita ketahui selanjutnya adalah kapan dan bagaimana cara mencuci tangan yang tepat.

Kapan harus mencuci tangan?

Sepanjang waktu, kita selalu bersentuhan dengan benda dan orang lain. Itu membuat bakteri terakumulasi di tangan. Akibatnya adalah kita bisa terkena atau tertular penyakit ketika tangan menyentuh mata, hidung dan juga mulut. Walaupun tampaknya sulit untuk selalu menjaga tangan bebas kuman, kita bisa membatasi kemungkinan terinfeksi bakteri, virus, dan mikroba dengan cara mencuci tangan secara rutin.

Cuci tangan sebelum:

  • menyiapkan makan dan menyantap makanan
  • mengobati luka atau memberikan perawatan kepada orang sakit/terluka
  • memasang atau melepas lensa kontak

Cuci tangan setelah:

  • menggunakan toilet
  • menyiapkan makanan, khususnya setelah bersentuhan dengan daging mentah atau unggas
  • menyentuh binatang ataupun mainan binatang peliharaan
  • menggosok hidung, batuk, ataupun bersin di tangan
  • mengobati luka atau memberikan perawatan kepada orang sakit/terluka
  • membuang sampah, membersihak rumah, bersentuhan dengan peralatan kebun, atau menyentuh sesuatu yang terkontaminasi
  • bersalaman dengan orang lain

Selain itu, cuci tangan ketika tangan tampak kotor atau berbau.

mencegah penyakit
Rajin mencuci tangan dapat menurunkan resiko tertular penyakit.

Cara mencuci tangan yang benar

Cuci tangan dengan air dan sabun adalah cara yang paling dianjurkan. Biasakan anak-anak dan seluruh anggota keluarga anda untuk mencuci tangan.

Ikuti langkah-langkah sederhana berikut untuk mencuci tangan dengan benar:

  1. Basahi tangan dengar air. Lebih baik dengan air yang mengalir, misalnya air keran
  2. Gunakan sabun
  3. Gosok dan remas tangan secara bersamaan secara menyeluruh, setidaknya selama 20 detik.
    Ingat untuk menggosok semua bagian tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, dan kuku
  4. Bilas tangan dengan air bersih
  5. Keringkan tangan dengan handuk bersih ataupun air-dryer

Perlu diingat bahwa membersihkan tangan dengan sabun anti-bakteri tidaklah lebih efektif dibandingan dengan sabun biasa. Bahkan para ahli berpendapat bahwa mencuci tangan dengan sabun anti-bakteri bisa menyebabkan kuman menjadi resisten (kebal) dengan produk sabun tersebut, dan manjadikannya lebih sulit dibunuh di masa yang akan datang.