Kalsium dan Anak Anda

Makanan yang kaya kalsium merupakan sebuah keharusan dalam pola makan anak anda. Kalsium merupakan nutrisi pembentuk dan pembangun dalam tubuh, sangat penting untuk tulang kuat dan sehat. Namun sayangnya, kebanyakan anak-anak dan remaja tidak mendapatkan asupan kalsium harian yang disarankan, yaitu sekitar 1300 mg kalsium per hari.

Hal ini bahkan semakin menyedihkan, karena saat ini tampaknya lebih banyak anak-anak usia pertumbuhan yang mengkonsumsi minuman soda daripada minum susu. Susu merupakan sumber kalsium terbaik untuk mereka. Para remaja juga lebih sering minum minuman bersoda, berkafein, dan alkohol hingga merokok. Padahal semua kebiasaan yang baru saja disebutkan akan mempengaruhi cara tubuh menyerap dan menggunakan kalsium. Hasilnya, mereka mendapatkan hasil yang lebih sedikit terhadap kalsium yang masuk ke tubuhnya.

Apa manfaat kalsium untuk anak?

Anak usia berapapun, mulai dari bayi hingga remaja (usia pertumbuhan), sangat membutuhkan kalsium. Tubuh mereka membutuhkan mineral ini untuk membentuk tulang yang kuat. Proses ini akan berlangsung hingga akhir masa remaja.

Kalsium tulang mulai menurun saat berusia dewasa muda, dan terus berkurang seiring dengan pertambahan usia, khsusunya pada wanita.

Para remaja, khususnya wanita, yang tidak memaksimalkan asupan nutrisi yang mendukung kekuatan tulang dalam pola makan sehari-hari, memiliki resiko lebih besar untuk mengalami osteoporosis.

Vitamin D sangat penting untuk membantu penyerapan kalsium oleh tubuh.

Bayi dan anak-anak berusia lebih muda yang tidak mendapatkan asupan kalsium dan vitamin D yang cukup sangat beresiko mengalami rakhitis. Rakhitis merupakan gangguan akibat kondisi tulang yang lemah, yang dapat menyebabkan pertumbuhan yang buruk, kondisi kaki yang menekuk/bungkuk, dan terkadang otot yang lemah dan nyeri.

Kalsium juga memegang peranan sangat penting untuk memastikan bahwa saraf dan otot berfungsi dengan baik. Selain itu kalsium juga berguna dalam pelepasan hormon dan enzim.

Jika kadar kalsium dalam darah sangat sedikit/kurang, maka tubuh akan mengambil kalsium dari tulang untuk membantu menjalankan fungsi-fungsi di atas. Bisa dibayangkan jika tubuh terus mengambil kalsium dari tulang, maka kalsium tulang lebih cepat terkuras sebelum waktunya.

Berapa banyak kalsium yang dibutuhkan anak-anak usia pertumbuhan?

Apabila anak-anak mendapatkan asupan kalsium dan aktifitas fisik yang cukup selama masa pertumbuhan, maka mereka akan tumbuh dewasa dengan tulang kuat dan sehat.

Untuk kesehatan tulang yang maksimal, asupan kalsium yang direkomendasikan adalah:

UsiaAsupan kalsium (mg/hari)
1 hingga 3 tahun700 mg/hari
4 hingga 8 tahun1.000 mg/hari
9 hingga 18 tahun1.300 mg/hari

Sebagai tambahan, anak usia 1 hingga 18 tahun harus mendapatkan 600 IU vitamin D setiap harinya.

Apa saja sumber kalsium yang baik?

asupan kalsium untuk anak
Susu merupakan sumber kalsium terbaik untuk anak. [condesign/pixabay]
Susu adalah sumber kalsium terbaik untuk anak-anak. Selain itu cukup banyak produk susu yang diperkaya dengan vitamin D. Namun banyak juga sumber kalsium yang bukan dari produk susu (non-dairy).

Berikut ini adalah beberapa sumber kalsium tinggi untuk membantu pertumbuhan anak-anak anda:

  • Susu
  • Keju
  • Yogurt
  • Ikan sarden
  • Jeruk
  • Sayuran berdaun hijau gelap seperti collard green, bayam, brokoli, kubis dan juga daun kol
  • Kacang-kacangan, khususnya kacang almond, kacang kedelai dan kacang merah
  • Serta produk-produk yang diperkaya dengan kalsium seperti susu kedelai, jus, cereal, roti, dan lain sebagainya. Periksa label produk untuk mengetahui ada tidaknya kandungan kalsium di dalamnya.

Selain dari sumber makanan di atas, anda juga bisa mendapatkan asupan kalsium dari suplemen. Asupan nutrisi dari suplemen penting untuk membantu mengatasi kurangnya asupan kalsium dari makanan, serta membuat anda lebih bisa mengontrol asupan harian yang tepat bagi anak dan keluarga.

Untuk melihat referensi berbagai suplemen kalsium untuk anak, bisa dilihat disini.

Mengetahui manfaat kalsium, peranannya bagi tubuh anak-anak, serta sumber-sumber kalsium, maka tidak ada alasan bagi anda untuk tidak mencukupi asupan kalsium harian anak-anak anda.