Pepaya – Kandungan Gizi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Pepaya atau dalam nama latinnya disebut sebagai Carica papaya merupakan buah tropis asli Amerika Selatan. Meski pertama kali dibudidayakan di Meksiko, pepaya sangat mudah dikembangkan di Indonesia dan banyak tersedia baik di pasar tradisional maupun supermarket.

Harganya buah yang sering disebut kates ini pun tergolong sangat terjangkau jika dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Namun, jangan salah. Meski murah, buah yang memiliki rasa manis ini memiliki kandungan nutrisi tinggi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari perawatan kulit hingga hipertensi dan pencegahan kanker. Pepaya bahkan sudah sering digunakan dalam pengobatan tradisional.

Kandungan Gizi Pepaya

Pepaya mengandung berbagai macam vitamin seperti pro vitamin A karotenoid, beta karoten, vitamin C, B1 (Tiamina), B2 (Riboflavin), B3 (Niacin), B5 (Asam pantotenik), B6, B9 (folat), E, dan K.

kandungan gizi pepayaNamun yang paling menonjol adalah vitamin C-nya yang mencapai 103 persen kebutuhan harian yang disarankan, lebih tinggi dari jeruk dan lemon.

Pepaya juga mengandung serat pangan dan berbagai senyawa fitokimia termasuk likopen dan polifenol. Dalam penelitian pendahuluan, danielone dan fitoaleksin juga ditemukan dalam pepaya. Buah ini pun mengandung pektin yang biasa digunakan untuk membuat jeli.

Kandungan magnesium, potasium (kalium), dan kalsium juga ditemukan cukup tinggi dalam pepaya.

Anda bisa menemukan daftar kandungan nutrisi pepaya dalam sajian 100 gram (sekitar setengah dari buah pepaya berukuran sedang) pada gambar di atas.

Manfaat Pepaya untuk Kesehatan

Tak hanya rasa yang nikmat, pepaya menawarkan berbagai manfaat kesehatan untuk tubuh kita dengan harga terjangkau. Ini dia beberapa manfaat pepaya untuk kesehatan:

Baik untuk perawatan dan kesehatan kulit
Pepaya mengandung vitamin A dan enzim papain, yang bisa membantu untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati dan protein mati, sehingga kulit tampak lebih muda dan bersinar. Pepaya juga dipercaya dapat membantu mengatasi jerawat serta menghilangkan noda bekas jerawat di wajah dengan cepat.

Mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke
Kandungan antioksidan dalam vitamin C dan provitamin A karotenoid yang tinggi dalam pepaya membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Kedua vitamin tersebut mampu mencegah oksidasi kolesterol yang menyumbat pembuluh darah.

khasiat manfaat buah pepaya
Buah pepaya memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Kandungan kalori pada pepaya sendiri sangat rendah, hanya 39 kalori/100 g, dan bebas kolesterol. Serat pangan yang ada di pepaya bahkan dapat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.

Sementara itu, asam folat diperlukan untuk mengubah homosistein menjadi asam amino lunak seperti sistein dan metionin. Jika tidak diubah, homosistein berpotensi merusak dinding pembuluh darah secara langsung.

Mencegah kanker usus besar
Serat pangan dalam pepaya dapat mengikat racun penyebab kanker di usus besar. Folat, vitamin C, beta karoten, dan vitamin E yang mampu mengurangi risiko kanker usus besar juga terdapat dalam pepaya. Nutrisi tersebut melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas termasuk kanker. Serat ini juga membantu melancarkan sistem pencernaan sehingga membantu mencegah sembelit atau konstipasi.

Mengurangi peradangan
Pepaya mengandung enzim papain dan chymopapain yang dapat menurunkan peradangan. Antioksidan dalam pepaya termasuk vitamin C dan beta karoten juga bersifat anti inflamasi. Beberapa orang yang menderita penyakit yang diperparah dengan peradangan seperti asma, osteoarthritis, dan radang sendi pun merasakan kondisinya membaik setelah mendapatkan nutrisi tersebut.

Pepaya juga sering digunakan untuk merawat luka, ruam, sengatan, alergi, dan kulit terbakar. Salep pepaya biasanya dibuat dari irisan daging pepaya yang telah difermentasi.

Meningkatkan daya tahan tubuh
Sudah bukan rahasia lagi jika vitamin C sangat diperlukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. vitamin C diperlukan untuk menyegarkan sel-sel pembunuh kuman dan menjaga produksi interferon, protein pembunuh virus dalam tubuh. Vitamin ini dapat diperoleh dengan mudah dengan mengkonsumsi pepaya.

Ditambah lagi, pepaya juga mengandung vitamin A yang mampu menjaga kelembaban membran mukosa sehingga kuman tidak mudah masuk ke dalam tubuh.

Menurunkan risiko terkena degenerasi makula (AMD)
Degenerasi makula (Age-related Macular Degeneration/ AMD) merupakan penurunan kemampuan penglihatan karena bertambahnya usia. Hasil penelitian yang diterbitkan Archives of Ophthalmology menunjukkan bahwa makan 3 porsi buah sehari dapat menurunkan risiko terkena AMD hingga 36 persen dibandingkan mereka yang hanya makan 1,5 porsi atau kurang dalam sehari.

Diperkirakan kandungan vitamin A, C, dan E dalam buah terkait dengan perlindungan terhadap AMD ini. Jika makan 3 porsi buah dalam sehari terasa berat, cobalah memakan pepaya di sela-sela menu makan utama Anda.

Mengurangi risiko terkena radang sendi
Meski ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi vitamin C dengan dosis tinggi dapat menyebabkan osteoarthritis, studi lain justru menemukan bahwa makanan kaya vitamin C seperti pepaya dapat melindungi tubuh dari risiko terkena radang sendi.

Studi yang diterbitkan di Annals of the Rheumatic Diseases ini melibatkan 20 ribu narasumber. Hasilnya, mereka yang mengkonsumsi makanan kaya vitamin C lebih sedikit lebih berisiko terkena arthritis daripada mereka yang makan lebih banyak.

Mencegah kanker prostat
Pepaya kaya akan likopen yang dapat membantu mencegah terkena kanker prostat. Salah satu studi menunjukkan bahwa pria yang lebih sering mengkonsumsi buah kaya likopen memiliki risiko 82 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak. Hasilnya akan lebih maksimal jika dikombinasikan dengan teh hijau.

Mengobati demam berdarah
Pepaya diyakini dapat meningkatkan trombosit dalam darah sehingga sering digunakan dalam pengobatan demam berdarah. Selain daging buahnya, trombosit juga dapat ditingkatkan secara alami dengan memakan rebusan daun pepaya.

Mengurangi risiko hipertensi
Pepaya dikenal sebagai salah satu buah yang baik dikonsumsi untuk mengurangi risiko terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kandungan potasium di dalamnya mampu mengontrol tekanan darah dan mengurangi efek buruk dari sodium.

American Hearth Association menyarankan agar Anda mengkonsumsi 4700 miligram potasium (kalium) per hari untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Sekitar 16 persen kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan makan satu buah pepaya per hari.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here