Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Ceri (Cherry) untuk Kesehatan

Buah ceri (cherry) merupakan buah-buahan drupa yang masih satu keluarga dengan apel, pir, plum, dan arbei. Buah yang umumnya berwarna merah ini terdiri dari berbagai jenis, namun ada dua spesies yang paling sering dikonsumsi, yakni Prunus avium (ceri manis) dan Prunus cerasus (ceri asam).

Pohon ceri berasal dari daerah beriklim sedang dan sulit dibudidayakan di Indonesia. Ceri biasanya dijadikan sebagai hiasan kue tart, sedangkan buah segarnya cukup sulit dijumpai di pasaran dan harganya tergolong mahal.

Meski demikian, tak ada salahnya untuk mengkonsumsi ceri sesekali. Selain memiliki rasa yang memikat, ceri juga mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan Anda.

Kandungan Gizi Ceri

kandungan buah ceri
Gizi & nutrisi buah ceri per 100 gram

Ceri manis dan asam memiliki kandungan gizi berbeda. Meski sama-sama mengandung kalori yang sangat rendah, ceri asam mengandung lebih banyak vitamin C dan A per 100 g-nya. Ceri asam juga lebih kaya akan antioksidan beta karoten, lutein, dan zeaxanthin.

Baik ceri manis maupun asam juga memiliki antioksidan stabil melatonin serta flavonoid antosianin glikosida yang membuat warna mereka menjadi merah. Ceri termasuk salah satu makanan yang memiliki nilai antioksidan ORAC (kapasitas penyerapan radikal bebas) terbesar.

Nilai ORAC ceri manis bahkan sama tingginya dengan stroberi. Selain itu, ceri juga diperkaya dengan mineral seng, zat besi, potasium, mangan, dan tembaga.

Manfaat Ceri untuk Kesehatan

Dengan kandungan fitokimia yang berlimpah dilengkapi beberapa vitamin dan mineral, ceri mempunyai beragam manfaat kesehatan seperti tercantum di bawah ini:

Perlindungan antioksidan
Antosianin di dalam ceri melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif dengan beberapa cara. Yakni melawan radikal bebas secara langsung, mengikatnya ke DNA untuk mencegah kerusakan oksidatif, serta mengaktifkan sisten enzim detoksifikasi dan antioksidan di dalam tubuh.

Antosianin ceri memperlihatkan perlindungan terhadap pembuluh darah dan sel-sel otak, serta diharapkan dapat mencegah aterosklerosis, penyakit degeneratif seperti dementia, dan kanker. Salah satu studi memperlihatkan bahwa antosianin, terutama sianidin, membantu diferensiasi sel dan mencegah sel sehat bertransformasi menjadi kanker.

Studi lain menunjukkan bahwa antosianin dapat memperlambat perkembangan sel kanker usus besar manusia.

Meredakan asam urat
Ceri dan sari ceri telah digunakan sejak tahun 1950an untuk meredakan gejala artritis dan gout atau lebih populer dengan nama asam urat. Beberapa penelitian sendiri menunjukkan bahwa konsumsi ceri asam dapat menurunkan kadar asam urat dan peradangan dalam tubuh.

Menyehatkan jantung
Penelitian yang disajikan dalam Experimental Biology 2011 memperlihatkan bahwa konsumsi sari ceri asam membantu menurunkan kadar trigliserida, VLDL, dan molekul protein yang terlibat dalam pembentukan plak ateroskeloris yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Ceri juga memiliki potasium yang membantu mengatur detak jantung dan tekanan darah dalam tubuh.

Meredakan rasa sakit
Ekstrak ceri dapat menghalangi kerja enzim COX-1 dan COX-2 yang terlibat dalam proses peradangan dan sensasi rasa sakit. Aktivitas penghambatan oleh antosianin ini bahkan sebanding dengan konsumsi beberapa obat-obatan pereda nyeri.

Penelitian menunjukkan bahwa penderita osteoartritis yang minum 2 gelas jus ceri asam setiap hari mengalami penurunan inflamasi yang signifikan setelah 3 minggu. Mereka juga mengalami penurunan rasa sakit sebesar 20%.

manfaat buah cherry
Buah ceri memiliki banyak khasiat dan manfaat untuk kesehatan

Ceri pun membantu meredakan nyeri otot usai berolahraga. Penelitian lain mengungkap bahwa atlet lari jarak jauh yang minum jus ceri asam 2 kali sehari selama 8 hari mengalami rasa sakit yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang meminum plasebo. Pada atlet angkat beban pun, konsumsi ceri dapat mengurangi rasa sakit dan mempertahankan stamina lebih lama.

Membuat tidur lebih nyenyak
Ceri mengandung melatonin yang membantu mengatur siklus tidur-bangun dalam otak manusia. Melatonin dapat memberikan efek menenangkan pada neuron otak dan sistem nerves sehingga membantu meredakan insomnia dan sakit kepala. Melatonin sendiri sebenarnya diproduksi oleh kelenjar pineal dalam tubuh.

Penelitian mengungkap bahwa konsumsi sari ceri asam dapat meningkatkan kadar melatonin serta meningkatkan durasi dan efisiensi tidur.

Membantu mencegah stroke
University of Michigan Health System melakukan penelitian terhadap hewan percobaan untuk mengetahui efek sari ceri asam terhadap regulasi lemak dan glukosa. Hasilnya, ceri asam tak hanya menyediakan manfaat kesehatan kardiovaskular seperti obat-obatan yang biasa diresepkan dokter, namun juga mengurangi risiko stroke. Tikus percobaan mengalami peningkatan keseimbangan dan koordinasi yang signifikan serta penurunan tekanan darah.

Baik untuk diabetes
Kalori dan karbohidrat ceri termasuk rendah sehingga bisa dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah wajar. Ceri juga berpotensi meningkatkan produksi insulin hingga 50% berdasarkan penelitian dari Michingan State University. Insulin ini meningkat saat dirangsang dengan antosianin dalam ceri. Produksi insulin bahkan meningkat hingga hampir 2 kali lipat saat terkena paparan antosianin yang paling aktif.

Meski demikian, antosianin ini masih perlu diujikan pada hewan dan manusia sebelum digunakan dalam perawatan diabetes.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here