Apa Itu Karang Gigi? 6 Tips Mencegah Karang Gigi

Kita semua pasti tahu, juga sering mendengar, bahwa sikat gigi dan dental floss sangat penting untuk mencegah pembentukan karang gigi. Tapi tahukah anda apa itu karang gigi? dan mengapa karang gigi bisa menyebabkan gangguan bagi kesehatan gigi dan mulut?

Simak terus artikel ini untuk mengetahui lebih jauh.

Apa itu karang gigi?

Karang gigi (kalkulus gigi) adalah deposit yang terbentuk dari plak pada gigi. Umumnya karang gigi akan menyerupai kerak yang keras, menempel dan menyelimuti beberapa area pada gigi.

karang gigi
Karang gigi yang menempel di gigi dan garis gusi

Karang gigi cukup mudah dikenali pada gigi, karena warnanya yang kuning hingga cokelat. Bahkan bisa menghitam jika dipengaruhi oleh kebiasaan seperti merokok dan minum kopi.

Bagaimana karang gigi terbentuk?
Walaupun anda sangat menjaga kebersihan gigi dan mulut, tetap saja ada bakteri di mulut anda. Bakteri tersebut akan bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan, membentuk lapisan yang menempel di gigi, yang disebut plak gigi (plaque).

Plak gigi adalah awal mula dari banyak masalah gigi dan gusi, yang bisa mengarah pada kerusakan gigi, gigi berlubang, gusi bengkak dan bernanah, dan bau mulut. Namun jika anda rajin membersihkan plak gigi, anda bisa mencegah kerusakan gigi yang permanen.

Sebaliknya, masalah tersebut akan semakin memburuk jika plak gigi dibiarkan, yang lama kelamaan akan mengeras dan membentuk karang gigi. Walau terbentuknya sangat lambat, sedikit setiap hari, namun hanya dokter gigi yang bisa mengangkan karang gigi yang menempel di gigi anda.

Karang gigi yang menempel akan semakin mempersulit anda membersihkan gigi. Sikat gigi dan floss tidak cukup untuk membersihkan karang gigi yang menempel di gigi anda.

Jika karang gigi terbentuk di garis gusi, maka bakterinya dapat menginfeksi gusi anda, membuatnya iritasi dan bengkak, yang dapat mengarah pada banyak gangguan pada gusi anda.

Tips Mengontrol dan Mencegah Karang Gigi

Karang gigi menempel dengan sangat kuat pada gigi, sehingga proses pengangkatan karang gigi harus dilakukan oleh dokter/ahli gigi profesional. Namun ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengontrol dan mencegah pembentukan karang gigi.

Sikat gigi secara rutin
Sikatlah gigi anda setidaknya dua kali dalam sehari. Gunakan sikat gigi dengan sikat yang lembut dan cukup kecil untuk menjangkau sela-sela gigi dan mencapai bagian terdalam dari gigi anda. Lakukan sikat gigi selama 2 menit setiap kalinya, untuk menghilangkan plak dan mencegah pembentukan karang gigi.

Gunakan pasta gigi dengan fluoride
Kandungan fluoride pada pasta gigi akan membantu mencegah plak gigi mengeras dan menjadi karang gigi. Di samping itu, fluoride juga penting untuk memperbaiki kerusakan enamel gigi. Lebih jauh lagi, beberapa produk juga ada yang mengandung triclosan, yang bisa membantu melawan bakteri yang terdapat pada plak gigi.

Gunakan dental floss secara reguler
Dental floss adalah benang gigi yang digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi. Walaupun anda rajin menyikat gigi, dental floss adalah satu-satunya cara untuk membersihkan plak di sela-sela gigi anda dan mencegah pembentukan karang gigi di tempat tersebut.

Jika anda tidak terbiasa melakukan flossing, maka gambar dari drg. Dio Nella berikut bisa anda jadikan panduan.

mencegah karang gigi dengan dental floss
Cara menggunakan dental floss. Sumber gambar: drg.dionella.net

Jangan merokok
Berbagai studi menunjukkan bahwa orang yang merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya, cenderung mengalami masalah karang gigi. Merokok bahkan bisa mendatangkan banyak masalah lain yang lebih serius bagi gigi dan mulut. Lebih jauh, baca: Efek buruk merokok bagi kesehatan mulut.

Perhatikan makanan yang anda konsumsi
Bakteri di mulut akan semakin ‘subur’ jika anda mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gula. Saat bakteri bertemu dengan jenis makanan ini, akan menghasilkan zat asam berbahaya yang dapat merusak enamel gigi, membentuk plak, dan meningkatkan resiko terbentuknya karang gigi.

Batasi konsumsi makanan, termasuk cemilan, yang terlalu manis. Sebagai gantinya, pilihlah makanan yang lebih sehat seperti sayuran dan buah-buahan segar. Anda tidak harus menghindari ‘makanan manis’ sama sekali, namun jangan berlebihan, dan imbangi dengan minum air putih setelahnya. Jika perlu, bersihkan gigi anda dengan menyikat gigi.

Mengunjungi dokter gigi
Terakhir, namun yang paling penting, periksakan gigi anda ke dokter gigi secara berkala. Disarankan untuk memeriksakan gigi setiap 6 bulan sekali. Membersihkan karang gigi yang menempel hanya aman jika dilakukan oleh dokter/ahli kesehatan gigi profesional dengan peralatan yang memang khusus untuk menghancurkan dan mengangkat karang gigi.

Selain untuk membersihkan karang gigi yang terlanjur terbentuk di gigi, dokter gigi juga akan memeriksa kesehatan gigi, gusi dan mulut anda secara keseluruhan, memberikan saran, hingga memberikan perawatan/pengobatan jika diperlukan.