Kedelai – Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kesehatan

Kedelai, atau kacang kedelai, adalah makanan yang sangat tinggi protein. Sayuran jenis polong-polongan ini sangat populer di Asia, dan menjadi bahan dasar untuk pembuatan kecap, tahu, dan tempe.

Kacang kedelai memiliki banyak kegunaan, antara lain sebagai makanan, suplemen, hingga kebutuhan industri. Tak heran, karena kacang kedelai tersusun mayoritas atas protein (40%) dan minyak (20%).

kacang kedelai

Kedelai mengandung substansi mirip hormon, yang disebut phytoestrogens, yang fungsinya mirip seperti hormon estrogen, sehingga memberi banyak manfaat bagi kesehatan wanita.

Kedelai juga mengandung antioksidan dan phyto-nutrisi yang memberi banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan.

Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kacang kedelai.

Kandungan Nutrisi

kandungan nutrisi kedelai
Kandungan kedelai per 100 gram. Klik untuk memperbesar.

Kedelai merupakan protein lengkap. Yang artinya, kedelai mengandung semua 9 jenis asam amino esensial, sama dengan yang kita dapati pada daging. Selain itu, kacang kedelai juga sumber yang baik untuk karbohidrat dan lemak.

Dalam 100 gram kacang kedelai yang telah direbus, terkandung:

  • Kalori: 173 kilo-kalori
  • Protein: 17 gram
  • Karbohidrat: 9,9 gram
  • Serat fiber: 6 gram
  • Gula: 3 gram
  • Lemak total: 9 gram
  • Lemak jenuh: 1,3 gram
  • Potasium: 515 miligram
  • Zat besi, magnesium, kalsium, vitamin B-6, dan vitamin C

Dapat disimpulkan bahwa kacang kedelai itu:

  • tinggi akan serat fiber
  • sangat tinggi protein
  • lemak jenuh rendah
  • bebas kolesterol
  • sumber baik bagi asam lemak omega-3
  • tinggi zat besi dan magnesium
  • tinggi vitamin B-6,
  • sumber antioksidan dan phytoestrogen yang bagus

Manfaat Kesehatan

Berdasarkan kandungannya, kedelai bisa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, yang bisa anda temukan di bawah ini.

Meringankan gejala menopause

Menopause adalah periode ketika siklus menstruasi wanita berhenti, yang umumnya memiliki gejala yang tidak nyaman seperti keringat, hot flush, dan mood swing.

Karena kandungan phytoestrogennya, kedelai dianggap mampu meringankan gejala-gejala menopause. Hal ini berdasarkan fakta bahwa wanita Asia mengalami gejala menopause yang jauh lebih ringan dibandingkan wanita di Eropa dan negara barat lainnya.

Kebiasaan dan pola makan adalah penyebabnya, karena wanita di Asia cenderung terbiasa mengkonsumsi kedelai sebagai makanan sehari-hari, baik dalam bentuk susu, ataupun produk makanan seperti tahu dan tempe.

Kedelai sangat baik untuk kesehatan tulang

Kedelai kaya akan besi dan magnesium, serta berbagai nutrisi mikro lainnya, yang sangat berhubungan dengan kesehatan tulang. Di samping itu, konsumsi kedelai mampu mengurangi resiko osteoporosis.

Osteoporosis dicirikan dengan berkurangnya kepadatan tulang dan meningkatnya resiko tulang keropos, khususnya pada wanita usia lanjut.

Mengurangi resiko kanker

Kanker adalah penyebab tertinggi kematian di zaman ini.

Beberapa studi observasi mengindikasikan bahwa konsumsi kedelai mampu mengurangi resiko kanker payudara. Berbagai studi juga menunjukkan bahwa kedelai memiliki efek perlindungan terhadap kanker prostat bagi pria.

Sejumlah kandungan dalam kedelai, termasuk isoflavone dan lunasin, dianggap mampi memberikan efek protektif terhadap kanker.

Perlu dicatat bahwa pernyataan ini membutuhkan penelitian lebih lanjut, karena terbatasnya bukti dari studi dan observasi yang dilakukan.

Kedelai bermanfaat bagi jantung

Efek paling konsisten dalam studi adalah bahwa kandungan kedelai dalam lemak darah mampu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Beberapa studi lain menunjukkan bahwa efek positif lain, yaitu kedelai dapat menurunkan triglesirida dan kolesterol total, serta meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik) dalam darah.

 

Penelitian tentang ini masih memiliki hasil yang beragam, dimana beberapa studi menunjukkan bahwa kedelai tidak memberikan efek apapun bagi kesehatan jantung, dan studi lain menunjukkan bahwa kedelai sangat baik bagi jantung. Hal ini disebabkan karena perbedaan responden, khususnya ras Asia vs Barat.

Akan tetapi semua sepakat bahwa kedelai tidak memiliki efek buruk bagi lemak dalam darah dan bebas kolesterol, yang berarti sangat baik kesehatan jantung.

Fakta kesehatan lain tentang kedelai

Selain kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan, berikut adalah hal-hal lainnya yang baik anda ketahui tentang kedelai.

Alergi kedelai

Alergi makanan adalah kondisi yang disebabkan oleh reaksi abnormal imun tubuh terhadap komponen khusus dalam suatu makanan.

Alergi terhadap kedelai dipicu oleh protein, khususnya glycinin dan conglycinin, yang terdapat pada hampir semua produk kedelai.

Walaupun cukup banyak orang yang alergi terhadap kedelai, namun jenis alergi ini jarang ditemui pada anak-anak.

Kedelai bisa menyebabkan kembung dan diare

Seperti jenis kacang-kacangan lain, kedelai mengandung serat tidak larut, yang bisa menyebabkan kembung dan bahkan diare pada orang yang sensitif.

Ini bukan berarti bahwa kedelai bukan makanan sehat, akan tetapi merupakan efek samping yang bisa timbul pada beberapa orang atau ketika mengkonsumsi terlalu banyak kedelai.

Bentuk terbaik kedelai untuk dikonsumsi

Kedelai yang paling baik adalah yang paling sedikit mengalami pengolahan atau paling mendekati dari kondisi murninya.

Contohnya seperti susu kedelai, tahu, tempe, dan kacang kedelai goreng/rebus.

Itulah tadi berbagai informasi tentang kedelai yang berhubungan dengan kesehatan. Silahkan konsultasikan dengan dokter anda mengenai konsumsi kedelai bagi diet anda.

Promo webkesehatan.com

promo lazada
Lazada Big Sale 11.11 Promo gila-gilaan di Lazada: CASHBACK, flash sale, gratis ongkir, hingga diskon 99%. Jangan sampai kelewatan!
promo lazada
Sweety Surprise Deals Kejutan spesial dari SWEETY! Diskon besar dan goody bag menarik. #SudahPakaiSweety belum?
promo lazada
MAMA's CHOICE Baru! Perawatan Alami untuk Ibu Hamil dan Menyusui. Potongan hingga Rp. 110.000 dan promo menarik lainnya. #PilihanAmanMama.