Kolesterol Tinggi

1475

Pengertian kolesterol dan kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi adalah kondisi dimana tingkat kolesterol di dalam tubuh melebihi batas normal sehingga menimbulkan efek buruk bagi tubuh.

Kolesterol adalah jenis lemak (lipid) yang ditemukan dalam darah. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel baru yang sehat, dan tubuh kita mampu menyediakan semua kolesterol yang dibutuhkan. Akan tetapi, kita juga mendapatkan kolesterol melalui makanan yang kita makan, sehingga kadar kolesterol dalam darah bisa menjadi tinggi dan meningkatkan resiko penyakit lain seperti jantung dan stroke.

Ketika tubuh memiliki kolesterol tinggi, akan terjadi penumpukan atau deposit lemak dalam arteri. Penumpukan lemak ini membuat darah sulit untuk mengalir melalui pembuluh darah. Kondisi ini disebut dengan pengerasan/penyumbatan pembuluh arteri (aterosklerosis).

kolesterol tinggi, penyempitan arteri
Penyempitan arteri oleh kolesterol. Image by nutrientrich.com

Apa yang terjadi ketika terjadi pengerasan/penyumbatan arteri?
Ketika dinding arteri tersumbat, jantung mungkin tidak akan mendapatkan darah yang kaya oksigen sebanyak yang dibutuhkan, yang mana akan meningkatkan resiko serangan jantung. Penurunan aliran darah ke otak juga dapat menyebabkan stroke. Namun keseluruhan proses ini merupakan proses yang sangat lambat dan terus menerus, semakin lama semakin parah, sejalan dengan bertambahnya usia.

Kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) dapat diwariskan melalui keturunan, namun lebih seringnya kondisi ini merupakan akibat dari gaya hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu kolesterol tinggi bisa dicegah dan diobati. Pola makan/diet sehat dan olahraga teratur merupakan cara ampuh untuk mencegah kolesterol tinggi.

Jenis-jenis Kolesterol dalam tubuh

  • LDL adalah kolesterol jahat. Terlalu banyak LDL dalam tubuh dapat menyumbat pembuluh darah arteri. Ini adalah jenis kolesterol yang harus anda hindari ketika mengalami kolesterol tinggi
  • HDL adalah kolesterol baik. HDL membantu membersihkan lemak dari dalam darah. Memiliki jumlah HDL yang tinggi akan baik untuk tubuh, dan dihubungkan dengan penurunan resiko serangan jantung.
  • Trigliserida adalah jenis lemak lainnya yang terdapat dalam darah anda. Jika anda memiliki kadar trigliserida dan LDL yang tinggi, kemungkinan anda terkena serangan jantung menjadi lebih tinggi.

Gejala Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi tidak menunjukkan gejala, serta tidak membuat tubuh menjadi sakit. Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi kolesterol tinggi. Saat anda mengetahui bahwa anda memiliki kolesterol tinggi, kemungkinan kolesterol telah mempersempit pembuluh arteri.

Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan pemeriksaan dan melakukan pencegahan sejak dini bahka ketika kita merasa baik-baik saja.

Rekomendasi:  Makanan Berkolesterol Tinggi yang Perlu Anda Hindari

Penyebab Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh banyak hal, umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Faktor-faktor yang berpengaruh menyebabkan kolesterol tinggi antara lain:

  • Makanan yang kita makan. Mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh anda.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol. Kebiasaan minum alkohol meningkatkan kadar kolesterol jahat dan triglesirida dalam darah.
  • Obesitas atau berat badan berlebih.
  • Tidak aktif atau jarang berolahraga.
  • Usia. Bertambahnya usia meningkatkan risiko terjadinya kolesterol tinggi.
  • Keturunan atau sejarah keluarga. Jika anggota keluarga memiliki atau pernah mengalami kolesterol tinggi, maka kemungkinan anda juga beresiko mengalaminya.

Mengatasi Kolesterol Tinggi

Jika anda memiliki kolesterol tinggi, anda membutuhkan pengobatan untuk menurunkan resiko serangan jantung dan stroke. Dua jenis penanganan yang paling utama adalah perubahan gaya hidup dan obat-obatan.

Perubahan gaya hidup sangatlah penting untuk orang dengan kolesterol tinggi. Hal tersebut bertujuan untuk mengontrol menjaga dan mengontrol agar kadar kolesterol dalam darah tetap normal. Perubahan gaya hidup yang dimaksud bisa berupa:

  • Mengkonsumsi makanan atau diet sehat untuk jantung, seperti banyak mengkonsumsi ikan, sayuran, buah-buahan, makan berserat tinggi, dan juga lemak sehat seperti minyak olive.
  • Menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan sekitar 3 hingga 5 kg dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Menjaga berat badan tetap normal juga penting untuk menurunkan tekanan darah.
  • Olahraga secara rutin, atau setidaknya beberapa kali dalam seminggu. Berjalan kaki adalah olahraga yang efektif, dan semua orang dapat melakukannya. Bisa dilakukan 30 menit atau lebih setiap kalinya.
  • Berhenti merokok. Jika anda perokok, berhenti merokok dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL serta meningkatkan kesehatan jantung.

Merubah gaya hidup lama memang bukan perkara yang mudah dilakukan, namun ini sangat penting untuk membantu anda memiliki hidup yang lebih sehat serta umur yang panjang. Mulailah dengan hal yang kecil seperti memasukkan buah dan sayuran dalam pola makan, atau berjalan-jalan ringan setelah makan.

Jika perubahan gaya hidup belum cukup untuk menurunkan resiko serangan jantung, maka dokter mungkin akan memberikan obat-obatan untuk menurunkan kolesterol anda.