Makanan Kaya Zat Besi untuk Meningkatkan Hemoglobin

Oksigen sangatlah penting bagi sel-sel dalam tubuh, karena tanpa oksigen sel-sel tidak dapat berfungsi. Anemia adalah kondisi ketika sel darah merah dalam tubuh sangat sedikit, atau kemapuannya untuk membawa oksigen tidak mencukupi kebutuhan sel-sel tubuh.

Hemoglobin dan zat besi

Hemoglobin (Hb atau Hgb) adalah protein yang bertugas untuk membawa dan mengatarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, serta membawa kembali karbondioksida dari berbagai jaringan tubuh ke paru-paru. Hemoglogin merupakan metalloprotein (protein yang mengandung zat besi) di dalam sel darah merah.

Zat besi berperan penting dalam transportasi oksigen dan karbondioksida dalam darah. Kandungan zat besi dalam hemoglobin-lah yang menyebabkan warna merah pada darah kita.

Kekurangan zat besi

Kurangnya zat besi dalam tubuh bisa menyebabkan masalah serius bagi kesehatan. Kadar hemoglobin rendah, sakit kepala, kelelahan, hingga kerontokan rambut adalah beberapa gejala yang disebabkan oleh kekurangan zat besi.

Kekurangan zat besi juga merupakan salah satu penyebab utama anemia (kurang darah). Jika tidak memiliki zat besi yang cukup, tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin dalam jumlah yang dibutuhkan, sehingga kita akan merasa letih dan lesi tanpa sebab, pucat, konsestrasi menurun, hingga pusing.

Makanan untuk meningkatkan hemoglobin

Untuk mengatasi kurangnya hemoglobin dalam darah, sangat dianjurkan untuk meningkatkan asupan zat besi tubuh. Ini juga untuk memastikan bahwa anda terhindar dari kondisi anemia yang disebabkan oleh kekurangan hemoglobin.

Beberapa makanan berikut ini merupakan sumber terbaik untuk meningkatkan asupan zat besi untuk tubuh anda:

Hati ayam
Makanan yang satu ini cukup populer di Indonesia. Hati ayam yang umumnya kita konsumsi mengandung 9 miligram besi per 100 gram. Selain itu, hati ayam juga mengandung banyak mineral dan vitamin lain, termasuk juga protein.

Daging sapi
Tubuh akan menyerap lebih banyak besi dari daging dibandingkan makanan lainnya. Dan daging sapi adalah yang paling direkomendasikan untuk mereka yang kurang darah akibat rendahnya hemoglobin.

Tiram
Salah satu jenis seafood ini adalah makanan yang tinggi zat besi. Tiram, dan jenis kerang lainnya, dapat menyediakan zat besi (juga vitamin B12 dan Zinc) yang memadai bagi tubuh. Satu buah tiram berukuran sedang mampu memberikan 3 – 5 miligram besi.

Jika anda tidak terlalu suka dengan kerang, beberapa produk seafood lain juga bisa menjadi alternatif. Contohnya adalah ikan salmon, tuna, dan makarel, yang juga kaya akan asam lemak omega-3.

Dada ayam
Secara umum, daging unggas adalah sumber zat besi yang cukup baik. Dada ayam merupakan bagian paling berdaging dari ayam, dan tentu mengandung zat besi. Setiap 100 gram potongan daging ini terdapat sekitar 1 miligram besi.

makanan kaya zat besi
Biji labu kaya akan zat besi untuk meningkatkan hemoglobin dan mencegah anemia. [credit: dfespi/pixabay]
Biji labu
Dalam 100 gram biji labu terdapat sekitar 15 miligram besi. Itu berarti 83% dari kebutuh harian zat besi yang disarankan untuk anda. Biji labu juga kaya akan omega-3 dan dapat membantu menurunkan kolesterol.

Beras merah
Beras merah menjadi cukup populer dewasa ini, karena kandungan seratnya yang tinggi sehingga baik untuk melancarkan pencernaan hingga membantu menurunkan berat badan. Beras merah juga mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan hemoglobin dalam darah.

Kismis
Produk buah yang satu ini juga dapat membantu meningkatkan hemoglobin. Kismis mengandung zat besi, serat, dan juga vitamin C (yang juga membantu penyerapan zat besi). Kismis adalah salah satu yang terbaik untuk mengatasi anemia.

Bayam
Sayur yang sangat akrab dihidangkan dalam menu makan orang Indonesia ini termasuk sumber zat besi terbaik dari kategori sayuran. Selain kandungan zat besinya, bayam juga mengandung vitamin B12 dan asam folat.

Tahu
Tahu adalah salah satu alternatif terbaik untuk meningkatkan asupan zat besi bagi mereka yang tidak makan daging (vegetarian). Dalam 100 gram tahu terkandung sekitar 5 miligram besi.

Kentang
Kentang adalah sumber zat besi yang cukup baik. Kentang juga mengandung vitamin C, yang mana baik untuk membantu penyerapan nutrisi oleh tubuh.

Buah delima
Delima juga sering direkomendasikan bagi mereka yang kekurangan zat besi. Buah sehat yang satu ini tidak hanya mengandung besi, namun juga ada kalsium dan magnesium yang penting untuk tubuh.

Cokelat hitam
Jika anda suka cokelat, maka anda sudah mencoba yang namanya cokelat hitam. Dalam cokelat hitam (setidaknya 80%) mengandung lebih dari 15 miligram zat besi untuk tubuh anda.

Makanan sumber zat besi lainnya

Selain daftar di atas, makanan-makanan berikut juga merupakan sumber asupan zat besi yang bisa anda konsumsi:

  • Gandum dan asparagus.
  • Kacang-kacangan, seperti almond, kacang polong, kacang kedelai, lentil, dan lain-lain.
  • Buah stroberi, mengandung zat besi dan juga vitamin C.
  • Sayuran berdaun hijau, termasuk bayam, brokoli, kankung, dan lain-lain.
  • Sereal yang diperkaya zat besi.

Sebagai tambahan, makanan yang mengandung vitamin C juga sangat baik untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh, seperti kiwi, tomat, jeruk, melon, dan lain sebagainya.

2 KOMENTAR

  1. informasinya sangat berguna terutama untuk wanita yang kekurangan zat besi, karena wanita sangat rentan mengalami anemia karena setiap bulan mengalami menstruasu, untuk pengganti asupan zat besi kita harus banyak memakan makanan yang mengandung zat besi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here