16 Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil

Masa kehamilan yang sehat sangat penting bagi perkembangan sang janin dalam kandungan.

Selama masa kehamilan, jantung wanita akan bekerja lebih keras dari biasanya untuk menyediakan gizi yang cukup bagi janinnya. Oleh karenanya, volume darah dalam tubuh akan meningkat 30-50%.

Guna mendukung peningkatan volume darah tersebut, penting bagi ibu hamil untuk menambah pula asupan asam folat, kalsium, vitamin C, serta zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah terjadinya anemia.

Beberapa gejala yang sering muncul akibat anemia atau kurang darah antara lain:

  • Sakit kepala
  • Lemas
  • Jantung berdebar kencang
  • Sulit konsentrasi
  • Nafas lebih pendek
  • Kulit pucat
  • Sakit pada dada
  • Tangan dan kaki yang terasa dingin ketika disentuh

Kalau ibu merasakan beberapa gejala di atas, tak ada salahnya berkonsultasi ke dokter. Jangan mengambil tindakan pengobatan sendiri karena overdosis suplemen zat besi juga bisa berbahaya bagi kesehatan.

Selain memberi obat tertentu, dokter biasanya akan menyarankan konsumsi makanan penambah darah untuk ibu hamil, misalnya seperti:

  1. Kurma
    makanan penambah darah ibu hamil
    Buah kurma baik untuk ibu hamil.

    Faktanya, kurma tak hanya ideal untuk menu berbuka puasa saja. Buah mungil ini juga penting bagi ibu hamil karena kandungan gizinya yang cukup lengkap. Kurma tak hanya mengandung zat besi, namun juga potasium, kalsium, magnesium, vitamin A, dan B. Semua nutrisi ini sangat diperlukan untuk kesehatan ibu hamil dan janin.

  2. Delima
    Delima merupakan salah satu sumber alami dari nutrisi penting seperti vitamin A, C, E, asam folat, dan zat besi. Kandungan antioksidan delima bahkan 3 kali lebih banyak ketimbang green tea. Ibu hamil bisa mengonsumsi buah ini dalam beragam bentuk agar kadar Hb dalam tubuh tetap stabil.
  3. Bit
    Buah bit kaya akan zat besi – 175 gr potongan buah bit mengandung 1.1 mg zat besi. Cara konsumsinya, selain dengan menambahkan buah ini dalam salad atau masakan lain, ibu juga bisa mengonsumsi jus bit (tanpa gula) selama 20 hari berturut-turut jika ingin meningkatkan kadar Hb secara signifikan.
  4. Semangka
    Buah yang dapat memuaskan dahaga ini dianggap beberapa pakar kesehatan sebagai rajanya likopen. Kandungan likopen dalam semangka bahkan berhasil mengalahkan buah tomat. Likopen tak hanya penting untuk menghambat kanker, namun juga mengatasi darah rendah.

    penambah sel darah merah masa hamil
    Konsumsi buah semangka selama kehamilan baik untuk tingkatkan sel darah merah ibu hamil.

    Selain kaya likopen, semangka juga kaya air, zat besi, protein, karbohidrat, potasium, vitamin C, dan B. Ibu hamil yang mengonsumsi semangka secara rutin akan merasa lebih berenergi dan kuat selama mengandung.

  5. Yogurt
    Susu yang rasanya asam ini merupakan sumber kalsium yang dapat diandalkan. Kandungan kalsium dalam yogurt bahkan digadang-gadang lebih banyak ketimbang susu biasa.
    Sebagai info, kalsium sangat penting untuk ibu hamil dan janin untuk kekuatan tulang dan gigi. Hanya saat mengonsumsi yogurt, jangan bersamaan dengan makanan sumber zat besi karena kalsium tinggi dapat menghambat penyerapan nutrisi tersebut dalam tubuh.
  6. Brokoli
    Sumber kalsium lainnya adalah brokoli. Tak hanya itu, sayuran ini juga dipadati dengan vitamin C, serat, dan beragam nutrisi penting lainnya.
  7. Bayam
    Bayam seringkali diandalkan sebagai makanan penambah darah karena sarat kandungan zat besi dan kalsium. Bayam juga mengandung vitamin K yang penting untuk pembentukan hemoglobin.
    Vitamin ini juga dapat mencegah pendarahan berlebih pada ibu hamil. Sayuran berdaun hijau hebat lainnya yang juga ampuh meningkatkan asupan zat besi selama kehamilan adalah kale.
  8. Sumber vitamin C
    Vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik lagi. Oleh karena itu, makanan yang merupakan sumber vitamin C seperti jeruk, strawberry, jambu biji, kiwi, pepaya dan grapefruit secara tidak langsung juga dapat mencegah anemia.
    Selengkapnya, baca juga: Sumber-Sumber Vitamin C dari Makanan.
  9. Sumber vitamin B komplek
    Kadar hemoglobin yang rendah juga bisa disebabkan karena tubuh tidak memproduksi sel darah merah yang cukup. Penyebabnya biasanya karena kekurangan vitamin B komplek yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.
    Jika demikian kasusnya, maka jangan segan memperbanyak asupan lentil, kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, walnut, pistachio; polong-polongan, nanas, asparagus, bayam, dan jeruk.
  10. Sumber asam omega-3
    Biji labu merupakan sumber zat besi, zinc, vitamin C, dan asam omega-3. Selain biji labu, makanan sumber asam omega-3 lain yang disarankan untuk rajin dikonsumsi ibu hamil adalah biji rami, ikan, walnut, dan bayam.
    Asam omega-3 tak hanya dapat menaikkan kadar HB dalam darah namun juga mendongkrak sistem kekebalan tubuh.
  11. Air putih
    Karena sel darah terdiri dari air dan protein, maka peranan air putih tentu tak kalah penting ketimbang makanan penambah darah lainnya. Saat hamil ada baiknya ibu minum air dalam suhu ruang, dan bukannya air dingin agar sistem pencernaan tak terganggu.
  12. Lidah buaya
    Tak hanya dapat meningkatkan kadar HB dalam darah, lidah buaya juga bisa memurnikan darah.
  13. Ikan dan protein tanpa lemak (lean protein)
    Kedua sumber makanan ini merupakan gudangnya mineral zinc dan vitamin B12. Peran zinc bagi ibu hamil sangat penting karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh yang mungkin turun saat anemia.
  14. Minyak wijen
    Minyak wijen ternyata dapat meningkatkan hemoglobin karena sifatnya yang mengurangi radang akibat radikal bebas, sekaligus meningkatkan sirkulasi darah.
  15. Bawang
    Tak hanya dapat mencegah penyempitan pembuluh darah, bawang juga merupakan sumber vitamin C yang penting untuk kekebalan tubuh. Namun bawang juga dapat bertindak sebagai antikoagulan sehingga Anda perlu berhati-hati saat mengonsumsinya.
  16. Kismis
    Segenggam kismis dapat meningkatkan kadar Hb secara alami, begitu pula dengan buah aprikot.

Yang patut dicatat adalah saat mengonsumsi makanan penambah darah untuk ibu hamil yang dijabarkan di atas, hindari menyantapnya bersamaan dengan makanan berikut karena bisa menghambat tubuh menyerap zat besi:

  • Teh,
  • Kopi,
  • Sumber kalsium, seperti: susu, coklat, dan keju.

Melalui tulisan di atas, semoga para ibu hamil dan keluarga menjadi lebih tahu tentang berbagai makanan yang baik dikonsumsi selama masa kehamilan, sehingga bisa menjaga kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Semoga bermanfaat.