Waspadai 10 Makanan Penyebab Perut Kembung

0

Apakah Anda pernah merasakan perut Anda kembung, ber-gas dan tidak nyaman setelah makan? Hal ini bisa disebabkan oleh gas atau masalah pencernaan. Perasaan tidak nyaman saat mengalami kembung pasti sangat tidak menyenangkan. Meskipun kembung bisa dimungkinkan sebagai gejala dari kondisi medis tertentu, namun kembung lebih sering disebabkan oleh apa yang Anda makan, termasuk bagaimana cara Anda memakannya.

Berikut merupakan 10 makanan yang menyebabkan kembung yang perlu Anda waspadai

Produk Susu (Dairy)

Susu dan produk olahan susu (keju, krim susu, yogurt, dan mentega) memang sangat bernutrisi, dan sumber protein serta kalsium yang baik. Namun sebagian besar orang memiliki intoleransi terhadap laktosa, yaitu gula yang ditemukan pada susu. Bagi mereka yang intoleran terhadap laktosa, produk-produk tadi bisa menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk kembung, perut bergas, mules, hingga diarrhea.

Beberapa orang yang intoleran terhadap laktosa terkadang ‘cukup’ bisa menerima krim dan mentega, termasuk susu fermentasi atau yogurt. Susu bebas laktosa juga sudah bisa Anda temukan di supermarket. Alternatif lain yang bisa Anda pilih adalah susu kedelai.

Soda

Bila Anda cukup sering mengkonsumsi soda, kemungkinan inilah penyebab perut kembung. Minuman ini banyak mengandung gas. Sebagian gas akan terjebak di dalam pencernaan, dan menyebabkan perut kembung.

Air putih/mineral biasa tetap yang terbaik untuk pasokan cairan tubuh. Alternatif lain yang lebih baik dari minuman bersoda adalah kopi, teh, dan sari buah.

Bir

Sama dengan kola/soda, bir juga mengandung banyak gas. Tidak heran jika mereka yang sering meminum bir sering bersendawa, karena banyaknya gas di dalam pencernaan. Bagi sebagian orang, minuman beralkohol, termasuk bir, dapat menyebabkan kembung, mual, dan muntah, terutama pada hari berikutnya. Alkohol adalah minuman berkarbonasi yang terbuat dari karbohidrat yang difermentasi, yang bisa berasal dari barley, jagung, gandum, dan beras.

Makanan Cepat Saji

makanan penyebab perut kembung
Makanan cepat-saji bisa menyebabkan perut kembung

Makanan tinggi lemak dan digoreng, seperti makanan cepat saji, dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Tidak seperti beberapa lemak yang baik untuk usus, lemak yang terkandung dalam makanan cepat saji tidak berinteraksi dengan cara yang sama di dalam tubuh. Makanan cepat saji sering mengandung kadar lemak tinggi dan tidak sehat seperti asam lemak jenuh yang menyebabkan inflamasi dalam tubuh.

Pemanis Buatan

Memilih makanan rendah gula tentu ide yang bagus. Namun, apakah Anda benar-benar memerhatikan mengapa makanan tersebut rendah gula? Bisa jadi sebagian isinya adalah pemanis buatan. Makanan sehat seperti sayuran, yang secara alami rendah gula, dapat membantu pencernaan karena jumlah seratnya yang tinggi.

Makanan yang diproses dengan tambahan gula, khususnya pemanis buatan, bisa menggangu saluran usus dan menyebabkan perut kembung bagi banyak orang.

Produk Makanan dari Tepung Terigu

Tepung terigu adalah bahan untuk membuat kue, pasta, dan pizza, serta kue, biskuit, pancake, dan wafel. Bagi orang-orang yang sensitif terhadap gluten, tepung terigu menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung, diare, dan sakit perut.

Terlebih lagi, produk olahan tepung terigu sangat rendah kandungan seratnya, sehingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Sebagai gantinya, pilihlah jenis makanan berserat tinggi plus buah dan sayuran untuk meningkatkan kualitas pencernaan Anda.

Sup Kaleng

Sup kaleng dapat menyembunyikan sejumlah sodium yang menyebabkan penyimpanan air dalam tubuh dan peningkatan berat badan sementara. Ketika Anda mengkonsumsi banyak garam (yang terdapat dalam makanan), ginjal Anda tidak dapat bekerja dengan baik, garam yang seharusnya dibuang akan berada pada aliran darah dan menyerap air sehingga menyebabkan tekanan darah meningkat dan kembung.

Apel

Apel mengandung serat tinggi, Vitamin C, serta antioksidan. Namun, apel juga dapat menyebabkan kembung dan masalah pencernaan lain bagi sebagian orang.

Penyebabnya adalah fruktosa dan kandungan serat yang tinggi. Fruktosa dan serat dapat berfermentasi dalam usus besar yang menyebabkan perut kembung.

Baca juga: Kandungan Nutrisi dan Manfaat Apel

Bawang Merah dan Bawang Putih

Sepasang bawang ini sangat umum kita gunakan di dapur, khususnya sebagai bumbu masakan. Bawang memiliki rasa yang unik dan aroma yang kuat, serta sangat bermanfaat bagi tubuh dan kesehatan.

Namun bawang adalah sumber utama fruktans, yaitu serat larut yang dapat menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman di perut. Beberapa orang juga intoleran terhadap kandungan lain yang terdapat dalam bawang, khususnya bawang mentah. Akan tetapi, memasak bawang, atau menggunakannya sebagai bahan masakan, dapat mengurangi efek-efek tersebut.

Sayuran Cruciferous

Sayuran cruciferous seperti brokoli, bunga kol, kubis, dan kecambah sangat sehat karena mengandung berbagai nutrisi penting seperti serat, Vitamin C, Vitamin K, zat besi dan potassium. Namun, sayuran cruciferous juga mengandung FODMAP yang dapat menyebabkan kembung bagi sebagian orang.

Kembung sangat sering terjadi dan tidak jarang dapat disembuhkan dengan cara yang sangat sederhana. Untuk mencegahnya pun tidak terlalu susah, yaitu dengan memperhatikan pola makan Anda sehari-hari. Jika Anda memiliki masalah pencernaan, sebaiknya Anda menghindari 10 makanan di atas atau Anda dapat mempertimbangkan diet rendah FODMAP.

Selanjutnya, jangan lupa untuk menghubungi dokter agar tidak terjadi masalah yang lebih serius dengan pencernaan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here