Segudang Manfaat Madu bagi Kesehatan, Mulai dari Kulit Hingga Jantung

Berkat kandungan nutrisi dan mineralnya, madu sangat baik untuk kesehatan, mulai dari perawatan kulit hingga mencegah kanker.

179

Madu telah digunakan sebagai makanan dan obat selama 10 sampai 20 juta tahun. Bahkan jumlah konsumsinya semakin bertambah dengan semakin banyak orang yang menyadari manfaatnya.

Madu terdiri dari glukosa dan fruktosa, serta beberapa mineral penting seperti magnesium, potassium, kalsium, sodium klorin, sulfur, zat besi, dan fosfat. Madu memiliki berbagai manfaat kesehatan yang tidak boleh Anda lewatkan.

Selain itu, mengganti gula olahan dengan madu sebagai pemanis akan lebih baik dan bermanfaat karena madu seratus persen tidak mengandung kalori.

Manfaat Madu untuk Tubuh dan Kesehatan

manfaat madu
Selain manis, madu memberi segudang manfaat bagi tubuh dan kesehatan.

Berikut adalah berbagai manfaat madu yang dapat memberikan efek positif bagi tubuh dan kesehatan secara menyeluruh.

Madu mengandung banyak nutrisi

Secara nutrisi, dalam satu sendok makan madu (+/- 21 gram) mengandung 64 kalori dan 17 gram gula, termasuk glukosa, maltosa, dan sukrosa. Madu sama sekali tidak mengandung serat, lemak, maupun protein.

Madu merupakan sumber Vitamin C yang penting untuk memperkuat sistem imun, kalsium yang dapat memperkuat tulang, dan zat besi yang dapat membantu dalam sistem sirkulasi, serta berbagai mineral yang tentunya memiliki manfaat yang tak kalah penting bagi tubuh.

Kaya akan antioksidan

Madu yang berkualitas tinggi mengandung banyak antioksidan penting seperti fenol, enzim, senyawa flavanoid dan asam organic. Para ahli mempercayai bahwa kombinasi dari senyawa-senyawa tersebut yang membuat madu kaya akan antioksidan dan dalam dua penelitian telah menunjukkan bahwa madu dapat meningkatkan nilai antioksidan dalam darah.

Antioksidan berperan penting dalam banyak hal, antara lain mengurangi risiko serangan jantung, stroke, berbagai jenis kanker, dan menjaga kesehatan mata dan kulit.

Mengurangi tekanan darah

Madu diketahui dapat mengurangi tekanan darah yang merupakan faktor utama penyebab penyakit jantung. Hal ini dikarenakan madu mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengurangi tekanan darah. Penelitian yang dilakukan pada tikus dan manusia, keduanya telah menunjukkan hasil yang baik perihal efek mengkonsumsi madu dalam mengurangi tekanan darah.

Meredakan batuk pada anak-anak

Batuk merupakan masalah kesehatan yang umumnya dialami oleh anak-anak yang memiliki infeksi pernafasan bagian atas. Batuk dapat mengganggu tidur bagi anak-anak dan orang tua. Namun, obat batuk tidak selalu efektif dan mungkin menimbulkan efek samping.

Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat menyembuhkan batuk, lebih efektif dibandingkan obat-obatan kimia, serta dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun, madu tidak boleh diberikan pada bayi di bawah satu tahan karena risiko botulisme.

Meningkatkan HDL (kolesterol baik)

Kadar LDL (kolesterol jahat) yang tinggi dalam darah merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. LDL menyebabkan atherosclerosis, yaitu penumpukan lemak pada arteri yang menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke.

Rekomendasi:  Menopuase: Serba-Serbi Menopause yang Perlu Anda Ketahui

Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa madu dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) di dalam tubuh, misalnya sebuah penelitian yang dilakukan pada 55 pasien dengan membandingkan konsumsi madu dan gula, menunjukkan bahwa madu mengurangi kadar LDL sebesar 5,8% dan meningkatkan kadar HDL sebesar 3,3%.

Meningkatkan energi dan sel darah merah

Dengan mengkonsumsi campuran air dan madu dapat meningkatkan jumlah sel darah merah pada tubuh. Kadar oksigen yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas dan mencegah bakteri penyebab penyakit.

Dengan meningkatkan kadar oksigen pada tubuh, energi di dalam tubuh pun akan meningkat, sehingga tubuh dapat melakukan aktivitas fisik secara prima.

Mengurangi kadar trigliserida

Seperti halnya LDL, kadar trigliserida pada darah merupakan faktor penyebab penyakit jantung dan pertanda resistensi insulin yang merupakan penyebab diabetes tipe-2. Kadar trigliserida dapat meningkat karena mengkonsumsi gula dan karbohidrat olahan.

Menariknya, dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi madu secara teratur dapat menurunkan kadar trigliserida, khususnya apabila madu digunakan sebagai pengganti gula.

Menyembuhkan luka dan luka bakar

Mengoleskan madu pada luka dan luka bakar telah dilakukan sejak jaman Mesir kuno dan masih digunakan sampai sekarang. Dalam sebuah ulasan dari tahun 2015, ditemukan bahwa madu sangat efektif untuk menyembuhkan luka bakar dan luka setelah operasi. Selain itu, madu juga efektif menyembuhkan ulkus diabetik (luka terbuka pada penderita diabestes) yang merupakan komplikasi serius dan biasanya harus diamputasi.

Para peneliti percaya bahwa manfaat madu dalam menyembuhkan luka ini karena sifat antibakteria dan efek anti-inflamasi pada madu yang memiliki kemampuan untuk melindungi jaringan kulit di sekitarnya.

Mengurangi gejala alergi

Madu dapat mengurangi alergi sama halnya dengan vaksin yang mencegah terjangkitnya penyakit. Namun, apabila tubuh telah sering terpapar alergen, semakin lama tubuh akan membangun imunitas terhadap senyawa kimia yang membuat tubuh menjadi kebal. Sehingga, madu yang digunakan untuk mengurangi alergi harus madu murni hasil penyerbukan lebah madu bunga.

Memiliki beberapa manfaat kecantikan

Selain memiliki manfaat kesehatan yang melimpah, madu juga memiliki manfaat kecantikan yang pasti disukai oleh para wanita, yaitu:

  • Madu memiliki sifat anti-bakteria yang sangat baik untuk membersihkan komedo dan jerawat
  • Madu memiliki efek memutihkan sehingga dapat lebih cepat menghilangkan luka maupun noda pada kulit
  • Madu dapat digunakan sebagai pelembab wajah
  • Karena madu kaya akan antioksidan yang dapat menjaga kulit wajah dari radikal bebas, madu dapat memperlambat penuaan
  • Madu dapat digunakan untuk melembabkan dan mengembalikan kelembutan bibir
  • Madu juga dapat menguatkan kuku dan melembutkan kutikula
  • Madu dapat menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata
Rekomendasi:  Sakit Kepala: Jenis-Jenis Sakit Kepala

Manfaat Madu Lainnya

Selain manfaat madu di atas, masih banyak manfaat madu yang lain, antara lain:

  • Madu dapat menghilangkan bau mulut
  • Madu dapat membantu Anda mendapatkan tidur yang nyenyak
  • Madu dapat meningkatkan imunitas karena membantu tubuh menstimulasi produksi antibodi yang dapat meningkatkan sistem imun serta dapat mencegah infeksi
  • Madu menstimulasi pertumbuhan bakteri baik di dalam usus yang dapat membantu sistem pencernaan
  • Madu dapat mencegah kanker
  • Madu dapat menyeimbangkan elemen dan kimia tubuh
  • Madu dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengkonsumsinya bersama air hangat yang dapat mencerna lemak yang tersimpan di dalam tubuh
  • Madu dapat menghentikan cegukan
  • Menurut Ayurveda, madu dapat mengobati beberapa penyakit seperti penglihatan yang buruk, impoten dan ejakulasi dini, asma, diare.
  • Madu dapat mencegah penyakit sinus kronis, menurut penelitian yang dilakukan di University of Amsterdam
  • Madu dapat meningkatkan metabolisme yang membuat tubuh membakar lebih banyak lemak sehingga dapat menurunkan risiko obesitas
  • Karbohidrat di dalam madu memberikan energi pada tubuh yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi lelah otot. Glukosa akan diserap dengan cepat oleh tubuh sehingga menghasilkan energi.
  • Madu mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan
  • Madu dapat meredekan demam
  • Madu dapat mengurangi efek racun alkohol karena fruktosa dan antioksidan pada madu dapat menetralisir alkohon di dalam tubuh
  • Madu dapat mengurangi iritasi akibat gigitan nyamuk
  • Madu dapat meringankan morning sickness pada ibu hamil
  • Madu dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan jumlah hemoglobin untuk mencegah anemia
  • Madu dapat mengobati infeksi saluran pernafasan

Setelah mengetahui berbagai manfaat ajaib madu di atas, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak rajin mengkonsumsi madu, menikmati manisnya, dan merasakan manfaat sehatnya.

Ikuti kami di Facebook dan Twitter untuk mendapatkan berbagai update mengenai kesehatan di sosial media.