atasi rambut kering
Minyak zaitun sering dijadikan bahan untuk atasi rambut kering

Kebanyakan dari kita tahu bahwa minyak zaitun murni memiliki beragam manfaat, baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Lantas apa sajakah manfaat tersebut? Tanpa berlama-lama lagi, mari kita simak ulasan detailnya berikut ini.

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

# Mencegah kanker

Minyak atau lemak yang dihasilkan dari ekstrak buah pohon zaitun ini memang dipadati oleh beragam nutrisi. Meski 24% lemak dalam minyak zaitun bersifat jenuh, namun untungnya kadar tersebut tidak bisa dibandingkan dengan asam oleat (jenis lemak tak jenuh) yang jumlahnya mencapai 73%.

Seperti kita ketahui bersama bahwa asam oleat dipercaya dapat mengurangi peradangan sekaligus mencegah kanker. Dan karena lemak tak jenuh dalam minyak zaitun murni memiliki sifat tahan terhadap suhu panas, maka ini menjadikan minyak zaitun dapat dipakai untuk memasak.

# Sumber antioksidan

Selain mengandung lemak sehat, minyak zaitun juga dipadati dengan ragam vitamin, khususnya E dan K, serta antioksidan. Di tengah kondisi lingkungan yang sarat dengan polusi dan radikal bebas seperti sekarang, tubuh jelas butuh banyak antioksidan agar mampu terhindar dari berbagai penyakit mematikan seperti kanker.

Antioksidan dalam minyak zaitun juga dapat mencegah kolesterol dalam darah agar tidak teroksidasi sehingga tak sampai menimbulkan penyakit jantung.

# Anti-radang

Peradangan kronis biasanya menjadi pemicu munculnya beragam gangguan medis seperti kanker, penyakit kardiovaskular, sindrom metabolik, diabetes, radang sendi, obesitas, bahkan Alzheimer. Namun sifat anti-radang yang mengawal minyak zaitun bisa mencegah terjadinya ragam penyakit tersebut.

Semua itu berkat antioksidan jenis oleocanthal yang terkandung dalam minyak zaitun. Oleocanthal digadang-gadang memiliki dampak serupa seperti yang dihasilkan oleh obat anti-radang, ibuprofen. Para ahli memperkirakan kandungan oleocanthal dalam 50 ml minyak zaitun (sekitar 3,4 sdm) memiliki tingkat efektifitas yang sama dengan 10% dosis dewasa ibuprofen.

Hasil pembelajaran lain menunjukkan bahwa asam oleat dalam minyak zaitun bisa menurunkan kadar CRP (tes darah untuk mengetahui kadar protein dalam darah). Bila kadar CRP sampai tinggi, maka itu biasanya dipicu oleh infeksi atau penyakit lainnya.

# Mencegah stroke

Penyakit yang dapat mengambil nyawa seseorang ini biasanya disebabkan oleh penyumbatan atau pendarahan. Kondisi inilah yang menghambat aliran darah ke otak.

Berkaitan dengan masalah ini, sebuah studi besar-besaran dilakukan dengan melibatkan lebih dari 841 ribu partisipan. Para ahli kemudian mendapat bahwa minyak zaitun merupakan satu-satunya sumber asam lemak tak jenuh yang dapat mengurangi resiko stroke dan jantung.

Hasil pembelajaran tersebut juga diperkuat dengan hasil riset lainnya yang melibatkan 140 ribu peserta. Para ilmuwan mendapati bahwa mereka yang mengonsumsi minyak zaitun memiliki resiko lebih rendah terhadap serangan stroke dibanding yang tidak.

# Melindungi kesehatan jantung

Selain stroke, jantung juga merupakan penyakit yang paling mematikan di dunia. Namun para ahli mendapati bahwa selama beberapa dekade, penyakit jantung justru jarang dijumpai di sekitar perairan Mediterania. Oleh sebab itu, banyak orang kini berlomba-lomba mengadopsi diet ala Mediterania sebagai pola makan sehatnya.

Jika Anda termasuk salah satu pelakunya, maka Anda pasti tahu kalau minyak zaitun merupakan salah satu kunci utama dari diet ini. Rutin mengonsumsi minyak zaitun, entah itu sebagai minyak goreng maupun bumbu salad, tak hanya bisa mencegah infeksi serta melindungi kolesterol jahat (LDL) dari oksidasi, namun juga meningkatkan kesehatan pembuluh darah, mencegah terjadinya penyumbatan darah, serta menurunkan tekanan darah. Bila tekanan darah turun, maka penyebab terkuat penyakit jantung dan kematian dini pun dapat dihindari.

# Tidak bikin gemuk

Hasil studi dari riset yang dilakukan selama 2,5 tahun terhadap lebih dari 7000 mahasiswa Spanyol, mendapati bahwa konsumen minyak zaitun tidak mengalami peningkatan berat badan yang berarti. Dengan lain kata, mengonsumsi minyak zaitun takkan membuat Anda obesitas.

Malahan pembelajaran lain yang dilaksanakan selama 3 tahun terhadap 187 partisipan mendapati bahwa minyak zaitun dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam darah serta menurunkan berat badan.

# Mencegah penyakit Alzheimer

Salah satu penyebab mengapa penyakit ini muncul adalah adanya penimbunan plak amiloid dalam sel otak.

Studi yang dilakukan terhadap para tikus menunjukkan substansi dari minyak zaitun mampu membantu mengikis keberadaan plak tersebut. Hasil pembelajaran lain yang dilakukan dengan manusia sebagai obyeknya mendapati bahwa pola makan ala Mediterania yang melibatkan minyak zaitun dapat mendongkrak kinerja dan fungsi otak seseorang.

# Mencegah diabetes tipe 2

Tak hanya obesitas, stroke, kanker, jantung, atau Alzheimer saja yang bisa dicegah oleh minyak zaitun, namun diabetes juga. Pernyataan ini diperkuat oleh hasil studi yang menyebutkan bahwa diet ala Mediterania bisa menurunkan resiko diabetes hingga 40%.

# Merawat radang sendi

Bila dikombinasikan konsumsinya dengan minyak ikan, keduanya bisa mengurangi rasa sakit yang diakibatkan oleh radang sendi atau reumatik.

# Anti-bakteri

Agen anti-bakteri dari minyak zaitun dipercaya mampu melawan bakteri pemicu bisul serta kanker lambung, Hellocobacter pylori.

# Mencegah osteoporosis

Bila massa tulang mulai berkurang dan tulang menjadi lebih rapuh, maka kini saatnya untuk menebalkannya kembali dengan bantuan minyak zaitun.

# Mengatasi depresi

Menurut para ahli dari Universitas Navarra dan Las Palmas de Gran Canaria, Spanyol, makan dengan menyertakan minyak zaitun bisa melindungi seseorang dari gangguan mental. Resiko depresi semakin diperkecil kalau Anda mengombinasikan penggunaan minyak zaitun dengan minyak ikan dan minyak sayur.

# Ramah bagi usus

Kali ini yang berperan penting adalah senyawa Oleuropein Aglycone yang bertugas mempertahankan asupan darah ke usus. Tak heran bila senyawa ini kemudian bisa menghindarikan usus dari anemia.


Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kecantikan

Selain ragam antioksidan, minyak zaitun juga kaya akan vitamin E. Oleh karenanya minyak zaitun juga bisa dipakai untuk perawatan kecantikan kulit, antara lain:

# Melembabkan dan menjaga kesehatan kulit

Baik dengan mengonsumsi ataupun mengoleskannya sebagai minyak pijat, pelembab, maupun body lotion, akan membuat kulit lebih terhidrasi dan terhindar dari kerusakan akibat sinar UV atau radikal bebas.

# Mempercepat proses penyembuhan luka

Tak hanya itu, kandungan vitamin K dari minyak zaitun juga bisa mempercepat proses penyembuhan luka.

# Membersihkan makeup

Saat ini pembersih wajah tipe ‘cleansing oil’ memang sedang booming, namun tahukah Anda bahwa salah satu bahan yang kerap dipakai adalah minyak zaitun?

# Mengatasi gangguan kulit

Meski belum ada hasil riset secara resmi, namun sifat anti-bakteri dan anti-radang dari minyak zaitun diperkirakan cukup efektif untuk mengobati berbagai jenis gangguan kulit seperti jerawat, eksim, psoriasis, kurap, panu, hingga kutu rambut sekalipun.

Agar manfaat minyak zaitun untuk kesehatan dan kecantikan lebih maksimal, ada baiknya Anda membeli minyak zaitun murni yang tidak dicampuri oleh bahan lain –seperti minyak sayur misalnya. Label (extra) virgin olive oil masih tergolong oke, namun tidak dengan light olive oil yang ketahanan terhadap suhu panasnya kurang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here