Mangga – Kandungan Nutrisi dan Manfaat Mangga untuk Kesehatan

Siapa yang tidak kenal buah mangga? Buah bernama latin Mangifera indica ini bisa dengan mudah dijumpai di Indonesia. Mangga memang berasal dari Asia Tenggara dan Asia Selatan. Dari sinilah termasuk Indonesia, mangga didistribusikan ke seluruh dunia dan menjadi salah satu buah yang paling banyak dibudidayakan di kawasan tropis.

Indonesia sendiri merupakan negara penghasil mangga terbesar keempat di dunia di bawah India, Tiongkok, dan Thailand pada 2014 lalu. Permintaan konsumen terhadap mangga memang cukup tinggi. Selain rasanya yang manis dan segar, berbagai manfaat mangga untuk kesehatan bisa Anda dapatkan. Mangga juga bisa dionsumsi secara langsung atau diolah menjadi jus atau berbagai masakan lainnya.

Kandungan Gizi Mangga

Mangga kaya akan vitamin A dan C. Sekitar 100 g mangga menyediakan 27,7 mg vitamin C dan 765 IU vitamin A, berturut-turut mampu memenuhi 46% dan 25,5% dari kebutuhan harian. Mangga juga mengandung vitamin B6, E, dan K dalam jumlah sedang. Mangga pun kaya akan mineral dan elektrolit penting. Yang paling menonjol adalah potassium, yakni sekitar 156 mg per 100 g, dan tembaga. Selain itu, masih ada magnesium, selenium, zat besi, kalsium, mangan, serta fosfor.

kandungan mangga
Kandungan mangga per 100 gram.

Yang tak kalah penting, mangga mengandung berbagai senyawa fitokmia yang berbeda menurut varietasnya. Tercatat ada 25 karotenoid berbeda yang ada di berbagai kultivar mangga, namun yang paling banyak adalah beta karoten yang memberi warna oranye pada mangga. Ada juga alfa karoten, beta cryptoxanthin, lutein zeaxanthin, dan likopen. Polifenol penting juga terdapat dalam daun mangga, termasuk mangiferin, xanthonoid, dan asam galat.

Manfaat Mangga untuk Kesehatan

Berbagai manfaat kesehatan bisa Anda dapatkan dari buah mangga, seperti tercantum di bawah ini:

Mengontrol tekanan darah dan menyehatkan jantung
Kandungan potassium dan magnesium di buah mangga baik bagi para penderita hipertensi. Potasium adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang dapat mengontrol tekanan darah dan detak jantung. Sekitar 100 g mangga mengandung 156 mg potassium sedangkan sodiumnya hanya 2 mg. Diet dengan peningkatan asupan potassium dan pengurangan sodium sangat dianjurkan untuk orang-orang yang ingin mencegah penyakit jantung. Mangga pun memiliki pektin, serat pangan larut yang berkontribusi menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Pencegahan kanker
Pektin juga membantu mencegah pengembangan kanker prostat. Penelitian yang dilakukan Institute for Food Research menemukan bahwa ada senyawa di dalam pektin bisa mengikat dan menghambat kerja galektin 3 (protein yang berperan penting di seluruh tahap perkembangan kanker).

European Prospective Investigation of Cancer juga mengungkap kaitan erat antara konsumsi mangga dengan penurunan risiko kanker gastrointernal. Penelitian lain dari Texas Agrilife Research mengatakan bahwa antioksidan polifenol dalam mangga menawarkan perlindungan terhadap kanker darah, dan paru-paru, serta yang paling efektif terhadap kanker usus dan kanker payudara.

Menambah berat badan
Mangga memiliki kalori cukup tingi yang berasal dari gula di dalamnya. Sekitar 150 g mangga mengandung 86 kalori yang dapat diserap dengan mudah oleh tubuh. Mangga juga mengandung zat tepung yang dapat berubah menjadi gula dan membantu menambah berat badan.

Melancarkan pencernaan
Mangga memainkan peran penting dalam mengatasi masalah pencernaan dan kelebihan asam. Enzim pencernaan dalam mangga membantu melancarkan pencernaan secara alami, ditunjang dengan tingginya kandungan serat pangan dan air. Senyawa bioaktif dalam mangga seperti ester, terpenes, dan aldehil berkontribusi meningkatkan nafsu makan dan fungsi sistem pencernaan.

Mengatasi anemia dan baik untuk kehamilan
Mangga mengandung zat besi yang baik bagi penderita anemia. Konsumsi mangga secara teratur dalam jumlah cukup membantu mengatasi anemia dengan meningkatkan sel darah merah dalam tubuh. Mangga yang telah masak pun baik untuk ibu hamil yang membutuhkan banyak zat besi, vitamin C, B6, potasium, dan asam folat.

Tingginya serat dalam buah mangga dapat mencegah konstipasi. Mangga juga menyediakan banyak kalori yang diperlukan di trisemester pertama kehamilan. Meski demikian, hati-hati dalam memilih mangga yang telah masak. Pilihlah mangga yang masak secara alami, bukan karena bahan kimia yang bisa berbahaya bagi ibu hamil dan janin.

Meningkatkan daya tahan tubuh

manfaat mangga untuk kesehatan
Kandungan vitamin A dan C pada mangga dapat meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin yang paling menonjol dari mangga adalah vitamin A dan C. Keduanya diketahui sangat baik untuk meningkatkan sistem imun. Vitamin A diperlukan dalam mempertahankan kesehatan membran mukosa yang termasuk sistem pertahanan tubuh terluar. Mangga juga mengandung beta karoten, karotenoid kuat yang membantu melindungi tubuh dari bakteri dan racun.

Meningkatkan fungsi otak
Vitamin lain yang dimiliki mangga adalah B-6 yang penting untuk menjaga dan meningkatkan fungsi otak. Vitamin ini membantu proses penggabungan utama yang mempengaruhi mood dan modifikasi pola tidur. Asam glutamin dalam otak juga membantu meningkatkan konsentrasi dan menguatkan daya ingat.

Mengontrol dan mencegah diabetes
Masih diperlukan penelitian lebih lanjut, namun beberapa studi mengungkap bahwa mangga baik digunakan untuk mengontrol diabetes. Salah satunya dilakukan oleh Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB), yang mengatakan bahwa konsumsi mangga setiap hari membantu menurunkan dan menjaga tekanan darah tetap normal.

Studi lain dari Oklahoma State Uniersity menemukan bahwa konsumsi mangga membantu menurunkan resistensi insulin dan meningkatkan toleransi glukosa pada tikus percobaan. Percobaan yang sama menemukan bahwa mangga membantu menormalkan kadar lipid dalam darah, yang dapat mencegah perkembangan penyakit kardiovaskular. Meski demikian, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi mangga karena tingginya kandungan gula di dalamnya.

Mencegah degenerasi makula
Antioksidan zeaxanthin yang ada di dalam mangga membantu menyaring sinar biru berbahaya. Mangga juga banyak mengandung vitamin A yang baik untuk mata. Mengonsumsi 3 porsi atau lebih mangga dan buah-buahan lain setiap hari juga dapat menurunkan risiko perkembangan degenerasi makula yang terkait dengan penambahan usia.

Pencegahan asma
Risiko perkembangan asma diketahui lebih rendah pada orang-orang yang mengonsumsi nutrisi tertentu dalam jumlah tinggi. Salah satunya adalah beta karoten yang terdapat di dalam mangga. Buah ini juga telah digunakan sebagai obat tradisional di Tiongkok untuk mengobati penyakit terkait inflamasi termasuk asma, demam, gusi berdarah, batuk, konstipasi, mual, dan masalah pencernaan.

Memperlambat penuaan
Tak hanya pada tubuh, manfaat mangga untuk kesehatan kulit juga bisa Anda dapatkan. Vitamin A dan C dalam mangga membantu meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh. Kolagen dapat melindungi pembuluh darah dan jaringan penghubung lainnya, sehingga memperlambat proses penuaan. Mangga juga mengandung berbagai polifenol dan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas. Dengan kandungan tersebut, mangga pun baik untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti jerawat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here