Cara Mudah untuk Menjauhkan Diri dari Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap dikenal sebagai silent killer. Penyakit ini, meski jarang menampakkan gejala, bisa menimbulkan banyak komplikasi penyakit lain seperti penyakit jantung, stroke, maupun gagal ginjal.

Di Indonesia sendiri, penderita darah tinggi semakin meningkat setiap tahunnya. Penelitian tahun 1995 menunjukkan baru 5 persen masyarakat yang menderita darah tinggi. Namun pada tahun 2008, penelitian WHO menunjukkan angka ini meningkat tajam hingga 32 persen!

Kurangnya kesadaran untuk menjalani gaya hidup sehat merupakan salah satu penyebabnya. Padahal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan. Dengan sedikit merubah kebiasaan, Anda bisa membawa perubahan besar dalam hidup Anda.

Mencegah Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Berikut ini lima cara sederhana untuk menjauhkan diri dari tekanan darah tinggi:

1

Idealnya, tekanan darah normal berkisar antara 120/80 mm Hg. Anda dikatakan menderita tekanan darah tinggi jika hasil tes Anda lebih dari 140/90 mm Hg. Untuk menurunkannya, ikuti saran dari dokter dengan baik. Obat-obatan, diet, dan olahraga yang disarankan oleh dokter harus ditaati. Jam makan dan minum obat juga tidak boleh diremehkan.

2

Terlalu banyak jajan dan makan makanan berlemak dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Perbanyak makan makanan rumahan yang dikukus dan kurangi gorengan. Cukupi kebutuhan nutrisi dengan makan sayur dan buah. Seringlah makan makanan yang mengandung potasium seperti kacang polong, bayam, pisang, pepaya, dan kurma.

Penambahan berat badan merupakan salah satu alasan utama Anda menderita darah tinggi. Bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih, cobalah turunkan berat badan karena setiap lima kilogram penurunan berat badan dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 2-10 poin.

Jika Anda tidak punya peralatan olahraga dan malas pergi ke gym, sering-seringlah jalan kaki setiap hari dan kurangi makanan tidak sehat secara bertahap. Lakukan olahraga ringan namun rutin untuk menormalkan tekanan darah dan memaksimalkan fungsi jantung.

3

Hindari gula dan garam sebisa mungkin karena dua makanan tersebut dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Gantikan gula dengan madu dan kurangi garam sebanyak mungkin saat memasak. WHO merekomendasikan agar asupan sodium tidak melebihi 2 ribu mg per hari. Jumlah ini setara dengan lima gram atau satu sendok teh garam.

Makanan yang terlalu pedas harus dihindari karena tubuh akan memproduksi enzim tertentu setelah makan yang menyebabkan darah tinggi. Hindari juga makanan beku atau kemasan karena biasanya makanan tersebut ditambahkan banyak garam untuk menjaganya tetap awet atau bertahan lama.

4

Bagi Anda yang mengkonsumsi minuman beralkohol, kurangi asupan minum Anda jika tidak bisa menghentikannya sama sekali.

5

Kesehatan pikiran juga berpengaruh terhadap tekanan darah Anda. Stres yang bertumpuk karena tekanan kerja dapat menyebabkan masalah kesehatan. Cobalah berlatih meditasi, latihan pernafasan, dan teknik relaksasi karena dapat membantu pikiran Anda tenang.

Hasil penelitian yang melibatkan 5 ribu pelajar di University of South Carolina juga menunjukkan bahwa meditasi dapat menurunkan tekanan darah. Para pelajar diminta melakukan meditasi dua kali sehari selama masing-masing 15 menit. Hasilnya, tekanan darah mereka turun setelah empat bulan menjalaninya dengan rutin.