Cara Menghitung dan Memprediksi Masa Subur

Jika anda sedang mengharapkan kehamilan, jangan sepenuhnya berharap pada ‘keberuntungan’ semata. Peluang kehamilan akan lebih tinggi jika anda memahami beberapa metode yang dapat meningkatkan kesempatan anda untuk hamil, dan itu dapat dimulai dengan memprediksi kapan masa subur anda terjadi.

Menghitung dan memprediksi masa subur

Proses pembuahan tersusun atas beberapa peristiwa yang rumit. Setiap bulan, hormon dari kelenjar pituitari anda merangsang ovarium untuk melepaskan telur, atau berovulasi. Setelah telur dilepaskan, ia bergerak ke salah satu saluran tuba (tuba falopi/buluh rahim/saluran telur).

Jika anda ingin hamil, itulah saatnya, ketika telur telah berada di ‘tempatnya’. Tapi bagaimana anda bisa tahu kapan anda sedang berovulasi? Bagi banyak wanita, itu seperti mengincar target bergerak –terutama karena berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kapan tepatnya ovulasi atau masa subur terjadi, seperti stres dan olahraga yang berlebihan.

Untuk memprediksi kapan masa subur terjadi, beberapa cara yang bisa digunakan antara lain:

Menghitung kalender

Gunakan catatan atau kalender haid menandai hari pertama menstruasi anda setiap bulan, begitu juga dengan tanggal kapan menstruasi berakhir. Ovulasi biasanya terjadi di tengah-tengah siklus menstruasi anda. Jika siklus anda teratur, misalnya setiap 28 hari, maka ovulasi kemungkinan besar terjadi 14 hari setelah tanggal pertama kali anda haid.

Atau jika anda memiliki siklus yang lebih panjang, misalnya setiap 34 hari, maka ovulasi akan terjadi 20 hari setelah hari pertama haid. Metode ini akan berhasil jika siklus menstruasi anda cukup teratur setiap bulannya.

Memperhatikan dan merekam sinyal dari tubuh

menghitung masa suburCara yang lebih akurat untuk mengetahui kapan masa subur (ovulasi) terjadi adalah dengan memperhatikan pola tubuh anda, seperti temperatur tubuh dan sekresi lendir serviks selama beberapa periode.

Walaupun lebih akurat, namun metode ini membutuhkan waktu dan usaha lebih.

Temperatur (suhu) tubuh

Kemungkinan anda tidak akan merasakan perubahannya, namun beberapa hari setelah anda memasuki masa subur, suhu basal tubuh akan meningkat. Suhu basal tubuh adalah suhu terendah tubuh anda dalam satu hari (24 jam).

Untuk memonitor suhu basal tubuh anda, gunakanlah termometer khusus untuk mengukur temperatur basal tubuh. Ukur suhu tubuh anda setiap pagi sebelum beranjak dari tempat tidur, kemudian catat pada sebuah kertas. Setelah beberapa waktu akan muncul sebuah pola.

Masa tersubur anda adalah dua sampai 3 hari sebelum kenaikan suhu basal tubuh anda. Anda harus cermat karena kenaikan suhu basal tubuh sangatlah ‘halus’, biasanya tidak lebih dari satu derajat.

Sekresi lendir serviks

Tepat sebelum memasuki masa subur, anda akan mengalami peningkatan sekresi lendir serviks. Sekresi ini umumnya tampak seperti putih telur yang mentah. Setelah melewati ovulasi atau masa subur, ketika peluang kehamilan menjadi lebih tipis, sekresi lendir ini akan menjadi keruh dan lengket, atau hilang sepenuhnya.

Kalkulator Masa Subur

Anda juga bisa memprediksi masa subur menggunakan tool yang ada di Web Kesehatan berikut ini:

Kalkulator Masa Subur

1 KOMENTAR

  1. masa subur memang sudah ditentukan, palagi pada wanita yang menstruasinya tidak teratur… artikelnya bagus, ada kalkulatornya juga…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here