Tetap Minum Kopi Selama Bulan Puasa, Mengapa Tidak?

Anda tidak harus berhenti minum kopi selama bulan puasa Ramadhan. Namun Anda harus melakukan 'perubahan kecil' pada jadwal ngopi Anda.

170

Mungkin anda terbiasa menikmati secangkir kopi di pagi hari sebelum menjalankan aktifitas sehari-hari. Dan datang Bulan Puasa Ramadhan. Berpikir untuk menghentikan ‘ritual’ ngopi Anda mungkin tampak sangat sulit bagi Anda.

Jika anda peminum kopi, anda pasti telah mengalaminya: rasa lelah, bahkan pusing, jika melewatkan rutinitas minum kopi anda di pagi hari. Lalu bagaimana cara mengatasinya di bulan puasa kali ini?

Daripada harus menghentikan ritual ngopi anda secara mendadak, yang mana rasanya sangat tidak nyaman, anda bisa mulai membuat perubahan secara perlahan menjelang datangnya bulan puasa Ramadhan.

Jika anda terbiasa minum 3 gelas kopi setiap harinya, maka dua minggu sebelum puasa Ramadhan, anda bisa menguranginya menjadi dua gelas di beberapa hari awal, lalu menjadi satu gelas diakhir minggu pertama. Seminggu sebelum puasa, mulailah mengganti kopi anda menjadi kopi rendah kafein atau tanpa kafein.

Tahukah kamu
Kopi bukan sekedar air hitam biasa, melainkan minuman yang mengandung antioksidan sangat tinggi. Seorang peneliti Harvard, Edward Giovannucci, mencatat bahwa kopi memiliki lebih banyak antioksidan daripada kebanyakan sayuran dan buah-buahan. Baca juga: Kopi dan Kesehatan.

Dengan perubahan perlahan seperti di atas, anda membiasakan tubuh anda menerima asupan kopi/kafein yang lebih sedikit dari biasanya.

Menikmati Kopi di Bulan Puasa

Tentu anda masih bisa menikmati kopi selama Bulan Ramadhan. Hanya saja waktunya yang disesuaikan, dan tidak langsung meminumnya begitu ada kesempatan. Berikut ini kami bagikan beberapa tips agar anda tetap dapat menikmati ritual minum kopi anda yang berharga.

1. Kopi saat buka puasa

  • Hindari berbuka puasa dengan kopi, karena kafein akan meningkatkan pelepasan asam lambung di perut anda yang masih kosong. Hal ini bisa menyebabkan anda mengalami gangguan pencernaan. Berbuka-lah seperti biasa. Lebih baik lagi jika anda berbuka puasa dengan kurma + air putih/susu. Alternatif lainnya adalah minuman yang manis.
  • Anda bisa minum kopi setidaknya dua jam setelah menyantap hidangan buka puasa anda. Dengan begitu tubuh anda telah menyesuaikan diri dengan kadar gula dalam darah setelah makan. Selain itu, secangkir kopi membuat anda lebih ‘terjaga’ dan siap menjalankan ibadah tarawih.
Rekomendasi:  Tips Sehat dan Bugar Menjalankan Ibadah Puasa

2. Kopi di malam hari

Jika anda terbiasa minum kopi di malam hari, setidaknya kali ini minumlah kopi rendah/tanpa kafein (decaffeinated coffee). Karena minum kopi terlalu malam bisa mengganggu tidur anda.

Kopi tanpa kafein tetap mengandung antioksidan yang pasti dibutuhkan tubuh anda.

3. Kopi saat sahur

Saat sahur, anda bisa menikmati hidangan secangkir kopi seperti biasa. Jika anda terbiasa minum kopi di pagi hari, maka minum kopi menjelang subuh tentu tidak jauh berbeda. Secangkir kopi menjelang imsak tentu membantu anda tetap terjaga dan berkonsentrasi saat bekerja dan melaksanakan aktifitas di siang hari.

Note: Kafein, yang kandungannya melimpah dalam kopi, merupakan stimulan yang dapat meningkatkan kinerja dan energi tubuh, meningkatkan memori, serta mempertajam konsentrasi dan kewaspadaan dalam jangka pendek. Namun kafein juga termasuk zat adiktif yang bisa menyebabkan ketergantungan.

Agar puasa anda lancar, dan tubuh tetap bugar sepanjang bulan puasa, anda harus menerapkan menu makan yang seimbang. Simak juga berbagai tips sehat selama menjalankan puasa Ramadhan.

Ikuti kami di Facebook dan Twitter untuk mendapatkan berbagai update mengenai kesehatan di sosial media.