Pengobatan/Pertolongan untuk Menangani Serangan Asma

Serangan asma adalah gejala asma yang memburuk dengan tiba-tiba, berupa penyempitan saluran pernapasan –sebagai akibat dari peradangan dan lendir pada liang saluran pernapasan penderitanya. Serangan asma bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, khususnya jika penderita asma terpapar oleh sesuatu yang menjadi pemicu asma.

Penderita asma biasanya selalu membawa inhaler, obat hirup yang berfungsi untuk melegakan pernapasan saat gejala asma muncul dan mencegah memburuknya kondisi asma.

Gejala-gejala asma yang umum antara lain:

  • Bunyi mengi saat bernapas
  • Batuk terus menerus
  • Kesulitan bernapas
  • Bernapas cepat dan pendek
  • Pucat dan panik
  • Bibir dan ujung jari membiru, disebut cyanosis

Kondisi-kondisi di atas merupakan keadaan emergensi. Suatu serangan asma harus mendapatkan pengobatan sesegera mungkin untuk membuka dan melegakan saluran pernapasan. Obat yang digunakan untuk mencegah juga digunakan untuk mengobati asma, tetapi dalam dosis yang lebih tinggi atau dalam bentuk yang berbeda.

Jika seseorang di sekitar anda mengalami serangan asma, bersiaplah untuk memberikan pertolongan. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

Tetap tenang dan bantu penderita menggunakan inhaler
Yang pertama adalah jangan panik, agar anda bisa membantu penderita asma meredakan gejalanya. Bantulah penderita menggunakan inhaler untuk membuka saluran pernapasannya. Jika pasien tidak membawa inhaler atau obat asma lainnya, bawalah pasien ke tempat terbuka dan lapang, di mana banyak terdapat oksigen.

Gunakan inhaler setiap 5 atau 10 menit
Inhaler adalah obat pengontrol gejala asma yang efektif, yang mengandung agonis reseptor beta-adrenergikf. Efek inhaler biasanya terjadi setelah beberapa menit digunakan, oleh karena itu bantulah penderita serangan asma untuk menghirup inhaler setiap 5 atau 10 menit. Jika intensitas serangan asmanya ringan, inhaler dan obat-obatan pengontrol asma milik pasien biasanya cukup untuk meredakan serangan asma tersebut.

Panggil bantuan medis
Jika serangan asma tampak parah, segera hubungi bantuan medis atau ambulans, sambil anda membantu pasien berada pada posisi yang paling nyaman. Posisi duduk lebih baik daripada berbaring, agar pasien bisa mencoba bernapas dalam dan perlahan. Serangan asma yang parah bisa dilihat dari kondisi pasien yang tampak kepayahan, sangat sulit bernapas, kesulitan berbicara, dan sangat pucat.