Penyebab Depresi: Genetik, Penyakit, Trauma, dan Faktor Lainnya

Jika anda mengalami depresi, tidak mudah untuk menentukan alasannya mengapa. Pada kebanyakan kasus, depresi tidak disebabkan oleh penyebab tunggal, melainkan kombinasi dari banyak faktor seperti genetik, lingkungan, psikologis, keadaan sekarang, sejarah  masa lalu, dan juga faktor resiko lainnya.

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan depresi:

Biologis

Walaupun belum diketahui secara pasti, namun terdapat perbedaan pada sistem neurotransmitter antara orang yang depresi dan yang tidak depresi. Terdapat beberapa bagian pada otak yang tidak bekerja secara normal saat depresi.

Genetik

Depresi dapat terjadi pada keluarga, yang berarti kecenderungan depresi bisa diturunkan melalui faktor genetik/keturunan.

Gender

Penelitian menunjukkan bahwa wanita dua kali lebih banyak mengalami depresi daripada pria. Tidak ada yang mengetahui secara pasti, namun perubahan hormonal yang terjadi pada wanita pada banyak waktu dalam hidup bisa jadi merupakan faktor penyebabnya.

Usia

Orang yang berusia lanjut memiliki resiko depresi yang lebih besar. Itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti hidup sendiri, kurangnya dukungan sosial, dan lain sebagainya.

Kondisi kesehatan

Kondisi seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit kronis jangka panjang lainnya bisa menimbulkan depresi. Kondisi lain seperti gangguan tidur juga bisa mendatangkan depresi.

Trauma dan duka cita

Rasa trauma –seperti setelah mengalami kekerasan fisik atau mental– dapat memicu depresi, baik itu dialami di masa lalu atau masa kini. Perasaan sedih yang mendalam juga bisa menyebabkan depresi.

Rasa sedih akibat ditinggal teman atau orang yang dicintai merupakan reaksi yang normal, namun pada beberapa orang kejadian tersebut bisa mendatangkan depresi.

Perubahan dan tekanan hidup

Tidak mengherankan mengapa berbagai kejadian dan tekanan dalam hidup bisa memicu depresi. Misalnya saja saat sedang menghadapi perceraian, pemecatan, pensiun, pindah kerja/tinggal ke tempat baru, isolasi sosial, dan lain-lain.

Alkohol dan penggunaan obat-obatan

Banyak obat-obatan yang bisa mendatangkan gejala depresi. Mengkonsumsi alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan juga merupakan hal biasa pada orang yang depresi, dan tindakan tersebut malah semakin memperburuk keadaan depresi yang dialami.