Rokok Elektrik Belum Terbukti Dapat Membantu Berhenti Merokok

0

Belakangan ini rokok elektrik sedang santer dibicarakan dimana-mana karena kabarnya alat ini dapat membantu Anda menghentikan kebiasaan merokok.

Sebuah studi baru yang dipresentasikan di American Thoracic Society International Conference menemukan fakta bahwa beberapa perusahaan rokok elektrik mengklaim produk yang mereka keluarkan dapat membantu seseorang untuk berhenti merokok, padahal bukti pendukung untuk klaim tersebut masih kurang atau belum kuat.

Dr. Riyad Al-Lehebi dari University of Toronto selaku pemimpin studi mengatakan rokok elektronik mungkin saja bekerja (menghentikan kebiasaan merokok) untuk bulan-bulan awal, namun belum ada cukup bukti yang bisa memastikan bahwa rokok ini dapat bekerja untuk jangka waktu yang lama.

Sementara di luar sana ada sejumlah alat bantu berhenti merokok lain yang telah memiliki dasar bukti yang lebih kuat dan sudah mendukung keefektifan serta keamanannya.

“Meskipun rokok elektrik secara luas dipromosikan dan digunakan sebagai alat untuk berhenti merokok, kami belum menemukan data pendukung keberhasilan jangka panjang untuk produk ini.”

Perlu diketahui rokok elektrik memang tidak membakar tembakau, namun mereka justru menguapkan nikotin yang kemudian uapnya kembali terhirup oleh para penggunanya. Beberapa tinjauan lain juga menemukan bahwa pengguna rokok elektrik kadang-kadang mengalami efek samping seperti batuk kering, iritasi tenggorokan dan sesak napas.

Risiko lebih serius juga dapat menyerang para pengguna rokok elektrik seperti radang paru-paru, jantung berdetak tidak teratur, dan lain sebagainya.

Al-Lehebi juga mengingatkan kepada masyarakat mengenai potensi munculnya risiko kesehatan dari penggunaan perangkat ini masih belum terbukti dan belum diatur, jadi bagi mereka yang ingin berhenti merokok dengan mencoba alat ini sebaiknya mempertimbangkannya kembali sampai ada hasil yang lebih jelas dari penelitian lebih lanjut.

Sumber: Live Science

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here