Cara Mengobati dan Mengatasi Bau Kaki

mengatasi bau kaki

Bau kaki adalah kondisi tidak menyenangkan dimana telapak kaki menghasilkan keringat secara berlebihan yang kemudian terperangkap di dalam kaos kaki ataupun sepatu sehingga menyebabkan aroma yang tidak sedap.

Dikenal sebagai bromodosis dalam dunia kedokteran, bau kaki bisa dialami oleh siapa saja, tetapi remaja, ibu hamil, lansia, penderita penyakit jantung dan diabetes, serta orang yang mengalami stres berat, lebih rentan untuk terkena kondisi yang diakibatkan oleh perspirasi berlebihan ini.

Bau kaki biasanya muncul di masa kanak-kanak atau remaja, tetapi bisa bertahan hingga masa dewasa bila tidak ditangani dengan tepat. Untuk mencegah bau kaki membuat Anda tidak percaya diri dan berdampak buruk pada kehidupan sosial dan profesional Anda, lakukan cara-cara menghilangkan bau kaki berikut secara teratur.

Kenali juga berbagai penyebab bau kaki.

Mengobati bau kaki

Menurut Dr. Erika M. Schwarts, DPM, FACFAS, dari American Prodiatric Medical Association, telapak kaki manusia memiliki sekitar setengah juta kelenjar keringat yang bisa menghasilkan keringat dalam jumlah besar. “Ketika Anda memakai kaos kaki dan sepatu, keringat terperangkap di dalamnya. Bakteri dan jamur bisa tumbuh di jenis lingkungan yang hangat dan lembab seperti ini, dan bisa menyebabkan aroma tidak sedap,” terangnya.

Bakteri di sepatu bisa terus tumbuh jika sepatu kembali digunakan sebelum sepenuhnya kering. Meskipun Anda menggunakan sepatu tersebut di keesokan harinya setelah mandi, bau kaki tetap akan mengancam Anda di sepanjang hari.

#Mencuci kaki

Untuk sepenuhnya menghilangkan bau kaki, Anda harus memperhatikan dua hal sekaligus: kebersihan telapak kaki, dan kebersihan kaos kaki dan sepatu. Kebanyakan orang berpikir bahwa mencuci telapak kaki sewaktu mandi sudah cukup untuk menjaga kebersihannya, tetapi kenyataanya berbeda.

Dr. Mark A. Kosinski, DPM, FIDSA, Professor di New York College of Podiatric Medicine, menjelaskan bahwa untuk menghilangkan bau kaki, telapak kaki harus dicuci secara menyeluruh dengan sabun antibakteri setiap hari, dan kemudian dikeringkan secara menyeluruh dengan perhatian khusus ke area di antara jari-jari kaki.

Kelembaban cenderung untuk berkumpul di sela jari-jari kaki, jadi pastikan untuk mengeringkan bagian tersebut secara menyeluruh setiap sehabis mandi ataupun mencuci kaki. Selain itu, gunting kuku jari kaki Anda secara teratur untuk menghindari tumbuhnya jamur kuku.

Kulit yang mengeras di sekitar kuku dan di area tumit yang menjadi lunak saat lembab juga bisa menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk tumbuh. Oleh karena itu, gosok kulit-kulit mati dan yang mengeras dengan scrub yang mengandung antibakteri, tetapi lewati langkah ini jika Anda menderita kulit pecah-pecah atau eksim.

#Merendam kaki

Ada beberapa solusi alami yang bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau kaki. Cara-cara berikut akan memberikan hasil terbaik jika diterapkan bersama dengan tindakan pencegahan bau kaki.

Garam
Merendam kaki dengan air garam telah lama dipercaya dapat membunuh bakteri di kaki dan mengurangi bau kaki. Untuk melakukannya, campurkan garam, jika memungkinkan garam kosher, ke dalam air hangat dengan perbandingan 1:4 cangkir. Rendam telapak kaki selama 10-15 menit dan keringkan secara menyeluruh.

Cuka
Cuka dapat membunuh jamur dan menghilangkan bau kaki karena bahan alami ini membuat telapak kaki menjadi lingkungan asam, di mana bakteri tidak dapat berkembang biak.

Untuk hasil terbaik, gunakan cuka apel dengan perbandingan 1:2 cangkir air hangat. Rendam telapak kaki selama 10 sampai 15 menit dan keringkan secara menyeluruh. Untuk menghilangkan bau cuka yang tersisa, Anda bisa mencuci kaki dengan sabun sebelum mengeringkannya.

Teh
Rendaman air teh adalah salah satu solusi alami terbaik untuk bau kaki. Asam tannin yang terkandung dalam teh, terutama teh hitam, dapat membunuh bakteri penghasil bau kaki dan membantu menutup pori-pori kaki, mengurangi jumlah keringat yang dihasilkan.

Untuk membuat air rendaman ini, celupkan dua kantong teh hitam ke dalam tiga cangkir air panas. Tunggu hingga suhu air mencapai suam-suam kuku dan rendam telapak kaki selama 15 sampai 20 menit.

Lakukan ini setiap hari selama sekitar satu minggu untuk mendapatkan hasil maksimal.

Baking soda
Baking soda merupakan solusi efektif untuk menghilangkan bau kaki karena menetralkan tingkat keasaman keringat dan mengurangi bakteri di kaki.

Tambahkan baking soda ke dalam air hangat dan rendam kaki selama 15 sampai 20 menit setiap malam selama sekitar satu minggu. Selain itu, Anda juga bisa menaburkan baking soda di bagian dalam kedua sepatu dan kaos kaki sebelum menggunakannya.

Gula
Campuran gula dengan air telah lama digunakan untuk menghilangkan kulit mati dan bau kaki. Campurkan gula, air, dan isopropyl alcohol (91%) dengan perbandingan 2:5:1, dan gosok kaki dengan campuran ini selama 5 sampai 10 menit untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan bakteri. Kemudian, cuci kaki dan keringkan secara menyeluruh, dan lakukan ini minimal tiga kali dalam seminggu.

Mencegah bau kaki

Selain menjaga kebersihan telapak kaki, memastikan bahwa sepatu dan kaos kaki yang Anda gunakan dalam keadaan bersih dan kering juga merupakan hal penting. Lakukan tips berikut ini untuk mencegah bau kaki menghantui:

  • Jangan menggunakan sepatu yang sama dalam dua hari berturut-turut karena sepatu membutuhkan minimal 24 jam untuk sepenuhnya kering secara alami.
  • Pastikan untuk memiliki minimal dua atau tiga pasang sepatu sehingga Anda bisa menggunakannya secara bergantian setiap hari, terutama jika cuaca sedang lembab atau hujan.
  • Ganti kaos kaki Anda minimal satu kali sehari, dan gunakan kaos kaki yang berbahan dasar wol atau kapas karena bahan ini memberikan ruang bernapas bagi kaki. Sebaliknya, kaos kaki berbahan nylon atau poluester bisa meningkatkan jumlah produksi keringat dan menciptakan bau kaki.
  • Jangan pernah menggunakan sepatu tanpa sebelumnya menggunakan kaos kaki karena ini bisa menyebabkan penumpukan keringat dan memungkinkan pertumbuhan bakteri.
  • Cuci kaos kaki Anda dengan air panas dan sabun dengan membaliknya terlebih dahulu. Ini akan memastikan kebersihan dan keadaan kering yang menyeluruh hingga ke sudut dalam kaos kaki.
  • Gunakan sandal atau sepatu terbuka untuk acara yang sesuai, sehingga kaki tidak selalu terperangkap dalam sepatu jika memungkinkan. Menggunakan sepatu kulit atau sepatu kanvas juga membantu meningkatkan ventilasi kaki. Bertelanjang kakilah di dalam rumah, terutama di cuaca panas, untuk memberikan kesempatan kaki untuk bernapas lega.
  • Gunting kuku jari-jari kaki secara teratur untuk mencegah penumpukan kotoran dan pertumbuhan bakteri. Gosok bersih sel-sel kulit mati dan kulit yang mengeras untuk mencegah kelembaban dan pertumbuhan jamur penyebab bau kaki.
  • Untuk orang yang sangat aktif dan cendrung menghasilkan keringat dalam jumlah besar, perubahan gaya hidup dan diet bisa membantu mengendalikan bau kaki. Diet kaya akan karbohidrat halus bisa menjadi sumber makanan yang baik bagi bakteri dan jamur di tubuh sehingga meningkatkan produksi keringat. Untuk mengurangi bau kaki, perbanyak konsumsi protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks. Mengurangi konsumsi alkohol dan rokok juga bisa mengurangi produksi keringat dan bau kaki.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here