10 Gejala ADHD Pada Orang Dewasa

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau dikenal juga dengan istilah ADD (Attention Deficit Disorder) merupakan gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya hiperaktif, impulsif, dan sulit memusatkan perhatian.

Baca: Apa itu ADHD?

Penyebab gangguan ini belum dapat diketahui secara pasti. Namun, diperkirakan bahwa gen menjadi salah satu faktor utamanya. Masalah lingkungan seperti paparan rokok, alkohol, dan racun saat masih di dalam rahim juga diduga berpengaruh pada gangguan ini.

Banyak yang mengira ADHD hanya terjadi pada anak-anak. Padahal, salah satu studi di Amerika menunjukkan bahwa sekitar 60 persen penderita ADHD anak-anak akan tetap mengalami beberapa gejalanya saat dewasa. Sayangnya, gejala ADHD pada orang dewasa ini seringkali kurang mendapatkan perawatan secara tepat.

Tanda dan Gejala ADHD pada Orang Dewasa

Pada umumnya, dokter mendiagnosis pasien ADHD dewasa dengan melihat gejala yang tampak saat pasien masih anak-anak. Namun, banyak ahli merasa bahwa gejala ADHD pada orang dewasa berbeda dan rumit sehingga sulit didiagnosis.

gejala adhd dewasa
Gejala ADHD pada orang dewasa. Photo by SpecialedPost.org

Pasalnya, beberapa gejala yang muncul mirip dengan tanda-tanda masalah psikis lainnya seperti depresi dan penyalahgunaan zat-zat berbahaya (obat terlarang). Gejala-gejala ini termasuk kurang konsentrasi, motivasi rendah, ataupun masalah interpersonal.

Untuk mengetahuinya secara pasti, penting bagi Anda untuk diperiksa oleh ahli kesehatan mental yang berpengalaman, profesional, dan terlatih.

Meski sulit mendeteksinya sendiri, ada baiknya jika Anda waspada jika sudah mulai menunjukkan gejala-gejala berikut ini. Karena 10 tanda berikut bisa jadi merupakan tanda yang berpotensi menunjukkan gejala ADHD pada orang dewasa:

Kesulitan mengorganisasi
Penderita ADHD umumnya sulit mengatur banyak hal. Gejala ini lebih tampak jelas dan bisa menimbulkan lebih banyak masalah pada orang dewasa dibandingkan anak-anak. Pasalnya, orang dewasa memiliki berbagai tanggung seperti membayar tagihan, pekerjaan, mengasuh anak, dan lain-lain.

Sembrono saat menyetir dan sering mengalami kecelakaan
ADHD dapat membuat penderitanya kesulitan berkonsentrasi pada satu tugas sehingga Anda kerepotan untuk terus memperhatikan jalanan saat menyetir. Penderita ADHD cenderung memacu kecepatan kendaraannya, mengalami kecelakaan, dan kehilangan surat izin mengemudinya.

Mengalami masalah dalam pernikahan
Masalah pernikahan juga sering dialami orang-orang yang tidak menderita ADHD. Jadi, jangan langsung menganggap seseorang menderita ADHD hanya karena pernikahannya bermasalah. Namun, beberapa gejala ADHD memang terkait dengan masalah tersebut.

Penderita ADHD yang tidak terdeteksi seringkali memiliki kemampuan mendengar yang rendah dan sulit menghargai komitmen. Namun, gejala-gejala ini biasanya hanya dianggap pasangan sebagai bentuk ketidakpedulian. Jika Anda menderita ADHD, Anda mungkin tidak paham kenapa pasangan Anda marah, dan Anda merasa disalahkan karena suatu hal yang tidak Anda lakukan.

Perhatian mudah teralihkan
Gejala yang umum terlihat pada penderita ADHD adalah perhatian yang mudah teralihkan. Gejala ini bisa menimbulkan masalah serius pada orang dewasa. Pasalnya, ketidakmampuan penderita untuk terus berkonsentrasi dapat menyebabkan kinerjanya rendah. Telepon atau email pun bisa dengan mudah mengalihkan perhatian Anda sehingga sulit untuk menyelesaikan pekerjaan.

Kemampuan mendengar yang rendah
Apakah Anda sering melamun saat mengikuti rapat yang terlalu lama? Apakah suami Anda sering lupa menjemput anak Anda meskipun Anda sudah meneleponnya di tengah jalan untuk mengingatkan? Masalah dengan perhatian bisa menimbulkan kemampuan mendengar yang rendah pada penderita ADHD dewasa, sehingga sering menimbulkan kesalahpahaman.

Sering merasa gelisah dan susah tenang
Jika anak-anak penderita ADHD seringkali terlihat hiperaktif, gejala ini bisa tampak berbeda pada orang dewasa. Penderita ADHD dewasa mungkin tidak akan bermain dan melompat-lompat terus-terusan, namun lebih sering merasa gelisah dan susah tenang. Jika Anda penderita ADHD, orang lain mungkin menganggap Anda mudah terganggu atau tegang.

Sulit memulai pekerjaan
Sama seperti penderita ADHD pada anak-anak yang malas mengerjakan pekerjaan rumah, penderita dewasa juga sering menunda-nunda pekerjaan yang memerlukan banyak perhatian. Gejala ini dapat menambah masalah yang sudah ada termasuk masalah pernikahan, kantor, dan masalah dengan teman.

Sering terlambat
Ada banyak alasan di balik gejala ini. Yang pertama, perhatian penderita ADHD dewasa sering teralihkan saat akan menjalankan aktivitasnya. Misalnya, mereka tiba-tiba merasa mobilnya perlu dicuci atau bensinnya hampir habis tanpa menyadari jika waktu sudah berlalu begitu cepat. Penderita ADHD dewasa juga cenderung meremehkan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas, baik itu tugas penting maupun pekerjaan rumah biasa.

Amarah yang meledak-ledak
Penderita ADHD umumnya menemui kesulitan dalam mengontrol emosinya. Banyak penderita ADHD dewasa marah besar dan meledak hanya karena masalah kecil. Mereka juga merasa tidak bisa mengendalikan emosinya. Namun, amarah ini seringkali menghilang sama cepatnya dengan saat pertama kali timbul. Sayangnya, korban kemarahan Anda mungkin tidak akan melupakannya secepat itu.

Kesulitan mengatur prioritas masalah
Penderita ADHD dewasa sering salah mengurutkan prioritas sehingga sulit memenuhi kewajibannya. Misalnya saja gagal mengejar deadline pekerjaan karena menghabiskan waktunya untuk melakukan hal-hal yang tidak penting seperti mengejar skor di video game.

4 KOMENTAR

  1. thnks infonya, saya jadi bisa mendudukan diri saya, mana kesalahan saya dan bukan kesalahan saya, :D

  2. Sy merasa Diri sy seperti Gejala diatas
    9 Ciri diatas bener2 seperti diri sy.
    Sy sering dibilang Lemot&Ngeyel :'(

  3. Saya mengalami 9 point diatas. apakah saya sudah bisa dikatakan penderita ADHD ? dan apakah ada cara untuk mengatasinya ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here