Tips Berpuasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui

0

Banyak orang bertanya-tanya apakah seorang ibu hamil atau ibu menyusui diperbolehkan untuk melakukan puasa atau tidak? jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Hal ini berkaitan dengan kesehatan dan kemampuan sang ibu dalam menjalankan puasa karena setiap kehamilan memiliki keunikan masing-masing.

Dalam Islam sendiri, wanita hamil atau menyusui tidak diharuskan menjalankan puasa dan diberi keistimewaan untuk mengganti puasanya atau membayar fidiyah diwaktu berikutnya. Namun untuk mereka yang tidak merasa cukup baik untuk berpuasa atau khawatir tentang kesehatan dan kesejahteraan bayinya makan disarankan untuk berbincang dengan dokter mereka terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berpuasa.

Tips puasa untuk ibu hamil

Dr Faten Al Taher, Senior Consultant, Obstetrics/Gynaecology di Women’s Hospital mengatakan wanita hamil yang bersedia untuk berpuasa harus didampingi dokter sepanjang bulan untuk memastikan puasa tidak mempengaruhi kondisi janin yang dikandungnya. Begitu pula dengan ibu menyusui.

puasa untuk ibu hamil
Tips sehat berpuasa untuk wanita hamil. [redgular/pixabay]
Berikut ini beberapa tips yang harus dipatuhi oleh ibu hamil agar tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa mempengaruhi kesehatan si bayi:

1Sangat penting bagi wanita hamil untuk berkomunikasi dengan dokter sebelum mereka memutuskan untuk berpuasa. Jika dokter menyatakan bahwa kandungannya kuat maka Anda bisa menjalankannya, namun apabila dokter tidak menyarankan karena kondisi kandungan yang tidak stabil maka para ibu tidak diminta untuk memaksakan diri untuk berpuasa. Karena kesehatan dan kesejahteraan janin adalah yang utama.

2Pastikan untuk sering beristirahat dan mendapatkan nutrisi dan kalori yang tepat selama berpuasa.

3Cuaca yang panas dan rentang waktu yang cukup lama sangat berisiko menyebabkan dehidrasi pada ibu hamil karena asupan cairan yang rendah sehingga ini bisa menginduksi persalinan prematur dan menyebabkan kelahiran prematur. Oleh sebab itu mereka juga harus memastikan untuk mengkonsumsi 3 liter air pada saat sahur dan berbuka.

4Hindari makanan-makanan manis seperti permen, sirup, makanan ringan bergula dan lain sebagainya pada saat berbuka puasa.

5Wanita hamil dengan komplikasi kehamilan seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan anemia tidak disarankan untuk menjalankan puasa hal ini bertujuan untuk melindungi sang ibu serta bayi mereka. Selain itu juga dalam rangka menghindari komplikasi lebih lanjut dari penyakit yang dideritanya.

Tips puasa untuk ibu menyusui

tips puasa ibu hamil dan menyusui
Puasa mempengaruhi kualitas ASI untuk bayi.

Banyak perempuan bingung ketika datang bulan Ramadhan sementara mereka sedang dalam kondisi menyusui buah hatinya. Haruskah mereka berpuasa atau tidak? jika Anda muslim maka menurut hukum Islam seorang ibu menyusui tidak diwajibkan berpuasa tapi wajib diganti di kemudian hari.

Dr Amal Abu Bakr Arbab, Lead Baby-Friendly Hospital Initiative Programme mengatakan wanita yang memiliki bayi usia 0-6 bula dianjurkan untuk menyusui bayi mereka dengan ASI tanpa melengkapi dengan air dan makanan lainnya, sehingga mereka kemungkinan tidak bisa berpuasa.

Hal ini karena saat ibu bayi berpuasa maka akan terjadi perubahan komposisi dalam produksi ASI sehingga jumlah ASI berkurang.

Kandungan lemak dalam ASI tidak berubah ketika Anda hanya berpuasa sehari namun tidak bisa disamakan jika Anda berpuasa untuk durasi yang lebih lama. Nutrisi yang tidak memadai selama puasa dapat menyebabkan kekurangan gizi lainnya dalam ASI.

Ibu menyusui yang ingin berpuasa diminta untuk mempertimbangkannya lagi karena mereka juga harus menilai kesehatan mereka secara umum dengan mengkonsultasikannya kepada dokter. Tujuannya adalah untuk menghindari komplikasi yang dapat membahayakan mereka dan bayi mereka.

Selain itu, puasa dapat menyebabkan kelelahan serta dehidrasi terutama karena cuaca panas dan rentang waktu yang cukup lama. Hal tersebut juga mempengaruhi kemampuan wanita dalam menyusui secara efektif.

Meskipun begitu, keputusan Anda dapat dipandu berdasarkan usia bayi Anda. Bayi usia 0-6 bulan memang diwajibkan mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya namun berbeda dengan bayi yang sudah berusia diatas 1 tahun yang sudah bisa memakan makanan tambahan dan hanya menyusui di waktu malam hari. Anda juga dapat mendiskusikannya dengan keluarga, teman atau dokter spesialis.

Jika usia bayi sudah memungkinkan Anda untuk berpuasa maka berikut ini merupakan tips untuk mempermudah puasa Anda:

1Diet menyusui
Pastikan Anda mendapatkan melakukan diet menyusui ketika Anda makan. Jika Anda tidak mengkonsumsi beberapa makanan tertentu berkaitan dengan diet Anda seperti daging maka Anda bisa menggantinya dengan suplemen.

2Perbanyak minum
Menyusui dapat membuat Anda haus, jadi pastikan Anda mendapatkan cukup cairan, hal ini penting terutama selama musim panas untuk menghindari dehidrasi. Karena Anda tidak bisa minum saat berpuasa maka pastikan Anda minum dengan cukup sebelum sahur dan sesudah berbuka.

3Menunda pekerjaan rumah tangga yang berat
Tundalah pekerjaan-pekerjaan berat yang menyita banyak energi seperti mencuci selama berpuasa. Anda bisa melakukannya setelah berbuka.

4Perbanyak istirahat
Menyusui bisa membuat lelah, jika Anda sedang berpuasa lelahnya bisa menjadi dua kali lipat. Oleh sebab itu, jika memungkinkan perbanyak waktu istirahat  untuk tetap menjaga energi Anda agar tidak drop.

5Selalu perhatikan kondisi bayi Anda
Anda harus selalu pasangan mata terhadap kondisi bayi Anda selama Anda berpuasa. Jika mulai terlihat gejala-gejala seperti kotoran bayi yang berwarna kehijauan atau penurunan berat badan pastikan untuk segera mengkonsultasikannya kepada dokter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here