Tips Menjaga Nutrisi Sayuran Saat Dimasak

Sayuran merupakan sumber asupan berbagai nutrisi penting bagi tubuh, sehingga sangat disarankan untuk selalu mengkonsumsi sayur-mayur bersama setiap hidangan. Akan tetapi, nutrisi sayuran yang kita konsumsi dipengaruhi oleh cara kita mengolah dan memasak sayuran tersebut.

Misalnya dengan mengukus sayuran, maka nutrisi sayuran tidak banyak yang larut dalam air. Atau ketika anda merebus sayuran dalam panci, sebenarnya ada nutrisi penting di dalamnya yang ikut hilang ketika dimasak. Ini juga bisa memicu hilangnya vitamin C dan asam folat.

Akan tetapi ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar nutrisi sayuran ketika dimasak, antara lain berikut ini.

sayuran masak
Menjaga nutrisi sayuran saat masak

Kulit atau sayuran daun
Kebanyakan nutrisi (vitamin dan gizi) dalam sayuran ditemukan pada kulitnya atau bagian luar daun. Karena sayuran kebanyakan mengandung vitamin yang larut air, cobalah untuk mencuci sayuran dengan sikat lembut dan sedikit air. Ini tidak akan merusak sayuran seperti kentang dan wortel, karena vitamin yang terkandung dalam kedua bahan tersebut tetap utuh.

Mengukus
Anda sebaiknya memasak sayur secepat mungkin, dan dengan sedikit air untuk menjaga nutrisi yang ada. Anda dapat mengukus sayuran atau dimasukkan ke dalam microwave. Jika tidak memiliki alat pengukus, masukkan saja sedikit air dalam panci untuk merebus sayuran. Memasak sayuran dengan waktu singkat bukan hanya menjaga nutrisinya, tapi warna sayuran tersebut tetap segar.

Pemotongan
Potong sayuran dalam potongan besar. Ini akan membantu mengurangi hilangnya vitamin, karena hanya beberapa permukaan saja yang terkena saat dikukus. Jika memungkinkan, rebus kentang dengan kulitnya untuk mencegah hilangnya kandungan kalium.

Lamanya memasak
Memasak sayuran seperti brokoli, buncis, kacang polong dan asparagus harus dimasak dengan sangat cepat. Tidak seperti kentang dan wortel, yang bisa dimasak sampai matang. Memasak sayuran tadi dalam waktu lama malah akan merusak vitamin B dan C di dalamnya.

Sisa rebusan
Semua cairan yang tersisa dari memasak sayuran dapat digunakan kembali sebagai bahan untuk kuah sup atau kaldu sayuran. Jika tidak langsung digunakan, simpan dalam freezer.

Dengan metode-metode sederhana di atas, anda dan keluarga tetap dapat menyantap sayuran segar dan nikmat tanpa harus banyak membuat kandungan nutrisi pentingnya saat dimasak.

Intisari & NatGeo Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here