Peneliti Temukan Cikal Bakal Vaksin Potensial untuk HIV

0

Sebuah terobosan terbaru dalam dunia kesehatan mulai memberikan kabar baik untuk para penderita HIV (Human Immunodeficiency Virus). Para peneliti tampaknya semakin dekat pada vaksin yang sangat potensial digunakan untuk melawan HIV, salah satu virus paling mematikan yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya.

Penelitian yang diterbitkan di Journals Cell and Science baru-baru ini mengklaim telah menemukan sebuah molekul imunogen, dikenal sebagai eOD-GT8 60mer, yang efektif melawan HIV. Hasil pengujian yang dilakukan terhadap seekor tikus menunjukan bahwa molekul tersebut dapat membantu mencegah infeksi.

Para peneliti di The Scripps Research Institute (TSRI), International AIDS Vaccine Initiative (IAVI), dan The Rockefeller University mempublikaskan dua penelitian mengenai bagaimana rekayasa genetika pada tikus yang diberikan suntikan mengandung protein eOD-GT8 60mer yang ternyata menghasilkan prekursor antibodi.

Dimana menurut para peneliti, prekursor antibodi ini memiliki beberapa kemampuan yang dibutuhkan untuk mengenali dan memblokir HIV.

“Hasil penelitian ini sangat spektakuler,” ungkap Dennis Burton, PhD, ketua TSRI Departemen Imunologi dan Ilmu Mikroba, yang dikutip dalam rilis berita Scripps.

vaksin untuk HIV
Immunogen eOD-GT8 60mer, bisa jadi calon potensial untuk vaksin HIV. [Image credit: The Scripps Research Institute]

Jika dalam pendekatan biasa cara mengimunisasi melawan virus adalah dengan menggunakan virus mati atau tidak aktif untuk merangsang respon kekebalan tubuh dengan mengaktifkan sel B. Sementara untuk kasus ini, HIV mampu menghindari sistem kekebalan tubuh dengan bermutasi ketika menginfeksi tubuh.

Oleh karena itu, para peneliti mencoba mengujikan eOD-GT8 60mer kepada tikus, kelinci dan primata. Dan hasilnya, dari kesemua model yang digunakan, eOD-GT8 60mer efektif dalam memberikan respon antibodi yang digunakan untuk memblokir HIV.

Selanjutnya, para peneliti akan menyelidiki immunogen lain yang bisa bekerja bersama eOD-GT8 60 mer untuk berkontribusi terhadap vaksin HIV untuk menghasilkan vaksin yang lebih layak.

Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk merancang vaksin yang mampu mengaktifkan produksi antibodi pengikat HIV yang mampu mencegah infeksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here