Vitamin dan Suplemen Ternyata Bisa Menyebabkan Kematian Dini

0

Jika Anda beranggapan bahwa mengkonsumsi multivitamin dan suplemen selalu baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh, maka sepertinya Anda harus memikirkannya kembali. Karena sebuah studi terbaru di Finlandia mengemukakan bahwa orang yang mengkonsumsi vitamin dan suplemen lebih mungkin meninggal selama periode waktu tertentu dibandingkan mereka yang tidak.

Jaakko Mursu, ahli epidemiologi nutrisi di University of Minnesota bersama rekan-rekannya melaporkan bahwa wanita yang rutin mengkonsumsi multivitamin 6% lebih berisiko meninggal selama periode 19 tahun, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi vitamin.

Penggunaan multivitamin dan suplemen ini terkait dengan kemungkinan seseorang mengalami kematian dini, setidaknya pada wanita yang berusia tua.

Hasil studi ini mungkin cukup mengejutkan banyak orang, walaupun beberapa ilmuwan telah menduga bahwa suplemen tidak begitu menguntungkan bagi kesehatan seperti yang biasanya kita yakini.

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal Achieve of Internal Medicine para peneliti mengumpulkan data dari hampir 1.800 orang dengan usia antara 62 dan 74 tahun, selama periode 10 tahun. Selama periode tersebut 59 dari 221 orang atau sekitar 26,6% yang mengkonsumsi suplemen dinyatakan meninggal. Sedangkan untuk non pengguna, jumlah kematiannya hanya 281 dari 1.553 orang atau 18,1%.

Presentasi kematian bagi mereka yang mengkonsumsi Vitamin B ialah 10%, Asam Folat 15%, Besi 10%, Magnesium 8%, Zinc 8% dan tembaga 45%. Namun ada satu kabar baiknya yaitu wanita yang mengkonsumsi kalsium untuk melindungi diri dari osteoporosis dan patah tulang memiliki risiko kematian lebih rendah 10% dibandingkan mereka yang tidak mengambil suplemen kalsium.

Belum ada bukti yang menguatkan bahwa mengkonsumsi vitamin dan suplemen dapat mengurangi risiko kematian dini pada orang sehat atau pasien dengan berbagai penyakit.

Seperti yang dijelaskan oleh Mursu, “Jika melihat dari temuan kami dan dikombinasikan dengan penelitian sebelumnya, secara keseluruhan pesan utamanya adalah tidak ada keuntungan dari mengkonsumsi multivitamin atau suplemen, apalagi jika berharap untuk memperpanjang hidup atau mencegah penyakit seperti kanker.”

Yang terbaik adalah dengan mendapatkan nutrisi, seperti vitamin dan mineral, dengan cara yang alami: melalui makanan dan diet seimbang.

Sumber: LiveScience / Time

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here